BUKITTINGGI (RiauInfo): Berita ditangkapnya 9 orang teroris asal Palembang yang sudah punya rencana akan meledakkan Cafe Bedudal, Bukittinggi, ternyata punya dampak kuat terhadap kota ini. Hal itu dapat dilihat dari sepinya tamu di hotel-hotel yang ada di sekitar cafe tersebut.
Dari pengamatan RiauInfo, Senin (7/7) diketahui belasan hotel yang berdiri di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dimana Cafe Bedudal itu berada, sepi tamu. Padahal di masa-masa liburan saat ini, hotel-hotel tersebut selalu penuh baik oleh wisatawan lokal maupun manca negara.
Abdul (33) salah seorang warga Bukittinggi berprofesi sebagai guide mengatakan, berita yang menyebutkan ditangkapnya teroris yang akan meledakkan Cafe Bedudal memang sangat besar dampaknya. "Lihat saja, hotel-hotel di sini sepi dari tamu," jelasnya.
Di sepanjang Jalan Ahmad Yani yang dikenal sebagai "Kampung Cina" itu berdiri belasan hotel, diantaranya Hotel Tigo Balai, Hotel Yani, Hotel Asia, Hotel Singgalang, Hotel Flower, dan beberapa lainnya. Selama ini hotel tersebut jadi tempat persinggahan wisatawan karena tarifnya lebih murah.
Tidak hanya hotel-hotel saja yang sepi, kawasan tersebut juga jarang dilewati orang. Padahal biasanya kawasan tersebut terlihat banyak wisatawan asing mondar-mandir. Namun kali ini tidak hanya wisatawan asing saja, wisatawan lokal dan warga setempat menghindari tempat itu.
Ningsih (39) salah seorang wisatawan asal Pekanbaru mengaku khawatir juga melewati sekitar Cafe Bedudal, mengingat tempat ini telah jadi sasaran teroris. "Saya khawatir jangan-jangan ada kawanan teroris yang belum tertangkap benar-benar meledakkannya," ujarnya.
Biasanya menurut dia, Jalan Ahmad Yani ini merupakan akses terdekat mencapai kawasan Jam Gadang di Pusat Kota Bukittinggi. Tapi karena enggan melawati jalan itu, dia terpaksa harus memutar dulu ke jalan lainnya yang lebih jauh.(Ad)Hotel-Hotel di Sekitar Cafe Bedudal Jadi Sepi Tamu
Kiki
Senin, 07 Juli 2008 - 09:41:51 WIB
BUKITTINGGI (RiauInfo): Berita ditangkapnya 9 orang teroris asal Palembang yang sudah punya rencana akan meledakkan Cafe Bedudal, Bukittinggi, ternyata punya dampak kuat terhadap kota ini. Hal itu dapat dilihat dari sepinya tamu di hotel-hotel yang ada di sekitar cafe tersebut.
Dari pengamatan RiauInfo, Senin (7/7) diketahui belasan hotel yang berdiri di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dimana Cafe Bedudal itu berada, sepi tamu. Padahal di masa-masa liburan saat ini, hotel-hotel tersebut selalu penuh baik oleh wisatawan lokal maupun manca negara.
Abdul (33) salah seorang warga Bukittinggi berprofesi sebagai guide mengatakan, berita yang menyebutkan ditangkapnya teroris yang akan meledakkan Cafe Bedudal memang sangat besar dampaknya. "Lihat saja, hotel-hotel di sini sepi dari tamu," jelasnya.
Di sepanjang Jalan Ahmad Yani yang dikenal sebagai "Kampung Cina" itu berdiri belasan hotel, diantaranya Hotel Tigo Balai, Hotel Yani, Hotel Asia, Hotel Singgalang, Hotel Flower, dan beberapa lainnya. Selama ini hotel tersebut jadi tempat persinggahan wisatawan karena tarifnya lebih murah.
Tidak hanya hotel-hotel saja yang sepi, kawasan tersebut juga jarang dilewati orang. Padahal biasanya kawasan tersebut terlihat banyak wisatawan asing mondar-mandir. Namun kali ini tidak hanya wisatawan asing saja, wisatawan lokal dan warga setempat menghindari tempat itu.
Ningsih (39) salah seorang wisatawan asal Pekanbaru mengaku khawatir juga melewati sekitar Cafe Bedudal, mengingat tempat ini telah jadi sasaran teroris. "Saya khawatir jangan-jangan ada kawanan teroris yang belum tertangkap benar-benar meledakkannya," ujarnya.
Biasanya menurut dia, Jalan Ahmad Yani ini merupakan akses terdekat mencapai kawasan Jam Gadang di Pusat Kota Bukittinggi. Tapi karena enggan melawati jalan itu, dia terpaksa harus memutar dulu ke jalan lainnya yang lebih jauh.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexZufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Peran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Zufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05:51 Wib Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum