PEKANBARU (RiauInfo) - Buruknya kinerja PLN yang berdampak tidak mampunya perusahaan plat merah ini menyediakan listrik untuk masyarakat telah membuat warga Pekanbaru makin mengurangi ketergantungannya pada PLN. Sebagian dari warga Pekanbaru saat ini sudah memiliki genset untuk mendapatkan arus listrik saat listrik PLN padam.
Tidak hanya sebagian rumah warga saja yang telah dilengkapi genset, rumah ibadah seperti mesjid dan musholla umumnya telah memiliki genset. Meski harus mengeluarkan dana cukup besar untuk membeli genset dan mengoperasikannya, mau tak mau warga terpaksa melakukan cara ini agar tidak terlalu tergantung lagi pada listrik PLN.
Suardi, salah seorang warga Sumbersari, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh mengaku telah melengkapi rumahnya dengan genset. "Sekarang saya tidak terlalu terganggu kalau listrik PLN padam, karena bisa memanfaatkan genset," jelasnya.
Dia mengaku, sebagian dari tetangganya saat ini sudah memiliki genset. Jadi walaupun PLN melakukan pemadaman listrik, lingkungan kami tetap terang. "Beda dengan beberapa bulan lalu, setiap listrik padam di malam hari, lingkungan kami gelap gulita seperti di dalam hutan belantara," tambahnya.
Mesjid-mesjid di Pekanbaru juga kini umumnya telah dilengkapi genset. Misalnya saja Mesjid Al Fajariah Kelurahan Tanjung Rhu, sejak dua bulan ini tidak lagi terlalu tergantung pada PLN. Meskipun listrik PLN padam, aktifitas peribadatan dan pengajian di mesjid ini tetap jalan.
"Dulu ketika belum ada genset, kegiatan di mesjid sangat terganggu oleh pemadaman listrik. Tapi sekarang tidak lagi, karena sudah ada genset yang dapat dinyalakan jika listrik PLN padam," kata Aries, salah seorang anggota remaja mesjid tersebut.(Ad)Ketergantungan Warga Pekanbaru Terhadap PLN Makin Berkurang
Kiki
Ahad, 24 Agustus 2008 - 15:54:14 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Buruknya kinerja PLN yang berdampak tidak mampunya perusahaan plat merah ini menyediakan listrik untuk masyarakat telah membuat warga Pekanbaru makin mengurangi ketergantungannya pada PLN. Sebagian dari warga Pekanbaru saat ini sudah memiliki genset untuk mendapatkan arus listrik saat listrik PLN padam.
Tidak hanya sebagian rumah warga saja yang telah dilengkapi genset, rumah ibadah seperti mesjid dan musholla umumnya telah memiliki genset. Meski harus mengeluarkan dana cukup besar untuk membeli genset dan mengoperasikannya, mau tak mau warga terpaksa melakukan cara ini agar tidak terlalu tergantung lagi pada listrik PLN.
Suardi, salah seorang warga Sumbersari, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh mengaku telah melengkapi rumahnya dengan genset. "Sekarang saya tidak terlalu terganggu kalau listrik PLN padam, karena bisa memanfaatkan genset," jelasnya.
Dia mengaku, sebagian dari tetangganya saat ini sudah memiliki genset. Jadi walaupun PLN melakukan pemadaman listrik, lingkungan kami tetap terang. "Beda dengan beberapa bulan lalu, setiap listrik padam di malam hari, lingkungan kami gelap gulita seperti di dalam hutan belantara," tambahnya.
Mesjid-mesjid di Pekanbaru juga kini umumnya telah dilengkapi genset. Misalnya saja Mesjid Al Fajariah Kelurahan Tanjung Rhu, sejak dua bulan ini tidak lagi terlalu tergantung pada PLN. Meskipun listrik PLN padam, aktifitas peribadatan dan pengajian di mesjid ini tetap jalan.
"Dulu ketika belum ada genset, kegiatan di mesjid sangat terganggu oleh pemadaman listrik. Tapi sekarang tidak lagi, karena sudah ada genset yang dapat dinyalakan jika listrik PLN padam," kata Aries, salah seorang anggota remaja mesjid tersebut.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexZufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Peran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Zufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05:51 Wib Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum