PEKANBARU (RiauInfo) - Sebanyak 20 orang pemuda putus sekolah asal Tapung dan Minas telah selesai menjalani pelatihan teknisi telepon genggam (HP) yang digelar PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI)-BPMIGAS.
Pelatihan yang menelurkan pemuda-pemudi yang handal dalam teknis perbaikan alat komunikasi khusus telpon genggam ini ditutup oleh Manager Policy, Government and Public Affairs Sumatra Djati Sussetya dalam sebuah acara sederhana baru-baru ini di kampus Politeknic Caltex Riau (PCR) Rumbai.Pelatihan pembekalan keterampilan ini merupakan salah satu program CPI untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar daerah operasi. Bekerjasama dengan Karang Taruna Kabupaten Kampar dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minas selaku penyeleksi calon peserta, terpilih duapuluh peserta asal Tapung Raya dan Minas, dua di antaranya adalah perempuan. Keduapuluh peserta ini dilatih di kampus PCR selama tigapuluh hari, hingga menguasai materi yang diajarkan.Wakil Ketua Karang Taruna Kampar Zulfahmi SH dalam sambutannya pada penutupan pelatihan, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada CPI. Menurutnya CPI telah berbuat banyak memberikan bekal keterampilan yang berguna bagi pemuda Tapung.
“Hasil pelatihan ini tentunya akan semakin memberi peluang bagi pemuda untuk berkarya,” tambahnya. Selain itu, ia juga menyampaikan niatnya dalam waktu dekat akan membuka suatu usaha yang berkaitan dengan pelatihan ini. “Peluang inilah yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat”, imbuhnya lagi.
Berbagai macam bekal keterampilan telah diberikan CPI kepada ratusan pemuda-pemudi di sekitar wilayah operasinya. Di antaranya keterampilan mengelas dan otomotif bagi pemuda Sakai asal Kecamatan Mandau dan Desa Pinggir, pelatihan keterampilan sablon dan pembuatan spanduk bagi puluhan pemuda Tapung Raya, serta mengelas, otomotif dan mengemudi kepada seratus lebih pemuda putus sekolah dari kecamatan Rumbai, Rumbai Pesisir dan Minas. Melalui bantuan ini CPI berharap dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan sekaligus meningkatkan produktivitas pemuda sebagai aset pembangunan.(ad/rls)
Pertengahan Puasa, Pemuda Tapung Jadi Teknisi HP
Kiki
Kamis, 18 September 2008 - 11:48:05 WIB
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Sinergi Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara 2026, 200 Wartawan Siap Digembleng di Bogor
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:47:27 Wib Umum
Jelang Akhir Masa Jabatan, KI Riau Gesa Penyelesaian Sengketa Informasi 2025
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:40:23 Wib Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
