PEKANBARU (RiauInfo) - Maskapai penerbangan milik Pemprov Riau, Riau Airlines (RAl) nampaknya akan benar-benar mengembangkan sayapnya dalam bisnis penerbanan. Buktinya dalam waktu dekat ini RAl akan mmasuk ke rute paling gemuk di Riau, yakni rute Pekanbaru-Jakarta pulang-pergi.
Masuknya Ral dalm jalur gemuk ini seiiring dengan keberhasilannya memperoleh peningkatan stantar keselamatan dan keamanan dari kategori II ke kategori I. Direncanakan jalur baru itu akan mulai dibuka paling lambat awal Februari mendatang.
Direktur Utama RAl, Samudra Sukardi kepada wartawan di Pekanbaru membenarkan adanya rencana dibukanya rute baru tersebut. "Kita akan membuka rute baru yang selama ini dikenal sebagai jalur gemuk, yakni Pekanbaru-Jakarta dan sebaliknya," ungkap dia.
Dia merasa yakin mampu bersaing dengan maskapai penerbangan nasional yang sudah terlebih dahulu melayani rute tersebut, seperti Garuda, Mandala, Lion Air, Swiwijaya, Airasia, Batavia, dan lainnya, karena RAl kini sudah memiliki pesawat tipe RJ-100 buatan Inggris. "Kita yakin bisa bersaing, karena RAl sudah memiliki pesawat Rj-100," jelasnya.
Dia mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan proses persiapan membuka rute baru tersebut, mulai dari perizinan hingga membuat Counter Check-in di Bandara Soekarno-Hatta. "Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar, sehingga awal Februari mendatang sudah bisa beroperasi," tambahnya.
Samudra Sukardi mengatakan, untuk tahap awal ini, RAL akan menerbangkan rute baru itu dua kali sehari, pulang pergi Pekanbaru-Jakarta. Namun tidak tertutup kemungkinan di masa akan datang ditingkatkan lagi ferekuensinya menjadi empat kali sehari.(Ad)Riau Airline Akan Buka Rute Pekanbaru-Jakarta
Kiki
Kamis, 15 Januari 2009 - 14:06:07 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Maskapai penerbangan milik Pemprov Riau, Riau Airlines (RAl) nampaknya akan benar-benar mengembangkan sayapnya dalam bisnis penerbanan. Buktinya dalam waktu dekat ini RAl akan mmasuk ke rute paling gemuk di Riau, yakni rute Pekanbaru-Jakarta pulang-pergi.
Masuknya Ral dalm jalur gemuk ini seiiring dengan keberhasilannya memperoleh peningkatan stantar keselamatan dan keamanan dari kategori II ke kategori I. Direncanakan jalur baru itu akan mulai dibuka paling lambat awal Februari mendatang.
Direktur Utama RAl, Samudra Sukardi kepada wartawan di Pekanbaru membenarkan adanya rencana dibukanya rute baru tersebut. "Kita akan membuka rute baru yang selama ini dikenal sebagai jalur gemuk, yakni Pekanbaru-Jakarta dan sebaliknya," ungkap dia.
Dia merasa yakin mampu bersaing dengan maskapai penerbangan nasional yang sudah terlebih dahulu melayani rute tersebut, seperti Garuda, Mandala, Lion Air, Swiwijaya, Airasia, Batavia, dan lainnya, karena RAl kini sudah memiliki pesawat tipe RJ-100 buatan Inggris. "Kita yakin bisa bersaing, karena RAl sudah memiliki pesawat Rj-100," jelasnya.
Dia mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan proses persiapan membuka rute baru tersebut, mulai dari perizinan hingga membuat Counter Check-in di Bandara Soekarno-Hatta. "Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar, sehingga awal Februari mendatang sudah bisa beroperasi," tambahnya.
Samudra Sukardi mengatakan, untuk tahap awal ini, RAL akan menerbangkan rute baru itu dua kali sehari, pulang pergi Pekanbaru-Jakarta. Namun tidak tertutup kemungkinan di masa akan datang ditingkatkan lagi ferekuensinya menjadi empat kali sehari.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum