Seperti Senin (9/3) selepas Magrib tadi kemacetan panjang sempat terjadi. Kendaraan yang berasal dari arah Bangkinang terhambat masuk ke Pekanbaru karena tidak bisa menembus kawasan yang sangat semrawut tersebut. Begitu pula halnya kendaraan dari Pekanbaru ke arah Bangkinang ikut tersendat-sendat.
Akibatnya antrian panjang terjadi di ruas jalan ini. Diperkirakan antrian panjang mencapai 4 kilometer lebih di ruas jalan Pekanbaru-Bangkinang ini. Ironisnya, tidak ada Polantas maupun pihak dari Dinas Perhubungan turun menangani kondisi tersebut.
Beberapa warga di sekitar Simpang Empat itu mengatakan, kondisi semrawut seperti ini bukanlah hal yang baru. Setiap arus lalu lintas ramai pasti terjadi kesemrawutan yang berdampak kemacetan panjang di ruas jalan Pekanbaru-Bangkinang ini.
"Kondisi ini mulai terjadi sejak bus-bus AKAP mangkal di simpang ini untuk menaikkan menumpang," ungkap Nurdin, salah seorang warga. Da menyebutkan, kondisi ini semakin parah saja menjelang malam, karena merupakan lalu lintas tersibuk disini.(ad)
Jadi Terminal Bayangan, Simpang Empat Panam Jadi Sangat Semrawut
Kiki
Senin, 09 Maret 2009 - 14:13:23 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sejak Simpang Empat Panam menjadi terminal bayangan bagi angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), lalu lintas di sekitar itu menjadi sangat semrawut. Kemacetan panjang di ruas jalan Pekanbaru-Bangkinang sering terjadi.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum