Berita ini menjadi headline Riau Mandiri edisi Sabtu (18/4) berjudul "Para Caleg di Riau Mulai 'Saling Sikut'". Harian ini menyebutkan modus kecurangan itu adalah dengan mempereteli peroleh suara caleg lain untuk menggelembungkan perolehan suaranya.
Headline harian Pekanbaru Pos hari ini tentang pernyataan Ketua KPU Kota Pekanbaru Yusri Munaf yang mengaku tidak habis pikir dengan pihak-pihak yang selalu mempertanyakan lambannya penghitungan suara Pemilu. Dia juga membatah adanya manipulasi suara dalam pengitungan. Berita itu berjudul "KPU Sulit Menipu".
Sepanjang pelaksanaan Pemilu Legislatif, Panwaslu Riau menemukan 104 laporan tentang pelanggaran pemilu dari berbagai kabupaten/kota di Riau. Tertinggi kasus pelanggaran tersebut terjadi di Kuansing. Berita ini menjadikan headline Koran Riau berjudul "Panwaslu Terima 104 Laporan Pelanggaran".
Kecelakaan yang menimpa pesawat komersil yang menewaskan sejumlah pejabat pemilu di Papua menjadi headline Tribun Pekanbaru hari ini. Pejabat pemilu itu antara lain Sekretaris KPU Jayawijaya Marthen Jitman, Ketua Panwaslu Jayawijaya Herman Snafi dan Ketua PPD Jayawiyaya Temina Murib. Berita ini berjudul "Pesawat Sekretaris KPU Jatuh".
Headline Riau Pos hari ini tentang kontriversi penggantian sembilan hakim pengadilan Tipikor. Dalam berita berjudul "MA Akhirnya Menyerah" menyebutkan Ketua MA Harifin Tumpa menyerah dengan mencabut surat keputusan pengangkatan mereka. Berita berjudul "MA Akhirnya Menyerah".
Bank Indonesia, Jumat (17/4) mengumumkan telah resmi melikuidasi PT Bank IFI yang hingga batas tertentu selama dalam pengawasan khusus tidak bisa memenuhi ketentuan sebagai bank yang sehat. Berita ini menjadi headline Metro Riau berjudul "Nasabah Bank IFI Panik".
Penembakan yang dilakukan polisi terhadap Yudesrizal (25) seorang residivis yang terlibat kasus pencurian laptop dan handphone. Mereka terpaksa ditangkap karena berusaha kabur saat akan ditangkap polisi. Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX hari ini berjudul "Ditembak Buser, Residivis Terkapar".(ad)
Para Caleg Satu Partai Saling Sikut Menyikut
Kiki
Sabtu, 18 April 2009 - 03:24:56 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jika ambisi sudah diubun-ubun, apa saja dilakukan, walaupun harus mengorbankan teman sendiri. Hal itu dilakukan oleh sejumlah caleg di Riau. Mereka saling sikut menyikut untuk mendapatkan suara paling banyak yang melibatkan PPS, PPK dan saksi saat penghitungan suara.
Pilihan Redaksi
IndexZufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Peran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Zufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05:51 Wib Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum