Berdasar data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, Provinsi Riau, Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing mempunyai 5 titik api.
Sedangkan Provinsi Bengkulu tercatat mengalami 4 karhutla. Menyusul Provinsi Jambi dengan 13 titik api. Sedangkan Provinsi Sumatera Selatan juga menyumbangkan sedikitnya 15 titik api. Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) mengalami karhutla terbanyak dengan 16 titik api. Sehingga jumlah karhutla menjadi 65 titik di wilayah Pulau Sumatera hari ini.
Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu melalui staf analisa Ardhitama mengatakan, sejumlah provinsi muali mengalami cuaca cerah beawan dan temperatur tinggi pada siang hari. Seperti Riau sendiri, hujan bersifat lokal terjadi di sejumlah wilayah sekitar pukul 14.00 WIB. Sehingga titik api juga masih berpeluang terjadi.(Surya)
CAPAI 65 TITIK API... Jumlah Karhutla Meningkat di Sumatera
Kiki
Sabtu, 18 April 2009 - 12:23:46 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jumlah kebakran hutan dan lahan (karhutla) mula meningkat di wilayah Pulau Sumatera, Sabtu (18/04/2009) ini. Sedikitnya tujuh provinsi masih tercatat sebagai korban karhutla di Sumatera termasuk Riau. Aceh merupakan provinsi yang mengalami karhutla terbanyak dibanding provinsi lain di Sumatera hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan