Saat ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau telah mulai melakukan pendataan rumah tangga calon penerima konversi minyak tanah ke gas itu. "Hasil pendataan itu nantinya akan diberikan kepada Pertamina," ungkao Kepala Dinas Perindag Riau Herlian Saleh.
Dia mengatakan Disperindag hanya berwenang melakukan pendataan terhadap rumah tangga yang berhasil menerima kompos dan tabung gas elpiji. Sedangkan yang mendistribusi kompor tersebut langsung dilakukan Pertamina kepada masyarakat.
Disebutkannya, Disperindag melakukan pendataan terhadap masyarakat yang menggunakan minyak tanah dengan ketentuan adalah rumah tangga yang berpenghasilan dibawah R1,5 juta per bulan. "Mereka itulah yang berhak menerima kompor gas tersebut," jelasnya.
Menyinggung berapa kompor gas yang akan didistribusi oleh Pertamina di wilayah Riau, Herliyan mengatakan tidal tahu. "Kalau jumlahnya saya tidak tahu, sebab kita hanya mendata masyarakat yang berhak menerima program tersebut," tambahnya.(ad)
Konversi Minyak Tanah ke Gas Elpiji Akan Dilakukan di Riau
Kiki
Rabu, 06 Mei 2009 - 04:26:27 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Rencana pelaksanaan program konversi minyak tanah ke gas elpiji di Riau terus dimatangkan. Dipastikan pelaksanaan konversi ini akan dilakukan mulai Agustus mendatang atau sekitar tiga bulan lagi.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis