Berdasar rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan, sedikitnya 12 titik api masih menyala di daerah Provinsi Riau.
Sementara, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat masing-masing mengalami dua titik karhutla. Sedangkan Provinsi Jambi tercatat mempunyai 4 titik api. Tidak ketinggalan Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung masing-masing dengan 1 titik. Sehingga jumlah titik api akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi 22 titik di wilayah Pulau Sumatera hari ini.
Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu melalui staf analisa Warih mengatakan, turunya jumlah titik api dinilai akibat peluang hujan yang turun di sejumlah provinsi. Meski hujan relatif sedikit, namun dampaknya mulai menekan titik api. Sehingga jumlah karhutla juga menurun di daerah Provinsi Riau hari ini.(Surya)
RIAU MASIH TERBANYAK TITIK API... Kebakaran Hutan Tersebar di Enam Provinsi
Kiki
Ahad, 17 Mei 2009 - 10:48:33 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jumlah titik api mulai menurun di wilayah Pulau Sumatera. Sedikitnya enam provinsi masih tercatat sebagai korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Andalas, Minggu (17/05/2009) ini. Selain Riau, karhutla juga tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan