Rina (37) misalnya, salah seorang warga Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru, mengaku biasanya bisa membeli ikan sebanyak 6 atau 7 kg untuk kebutuhan selama sepekan, namun kali ini hanya membeli sebanyak 4 kg. "Jatah belanja sudah tidak mencukupi lagi untuk membeli ikan yang semakin mahal," ungkapnya.
Dia menyebutkan, melambungnya harga ikan ini sangat dikeluhkannya. Sebab anak-anaknya paling menyukai makan ikan. "Kalau ikan semahal sekarang ini, anak-anak terpaksa tidak bisa makan kan sesering dulu lagi. Ya kasihan sekali mereka," tambah dia.
Hal yang sama juga diungkapkan Fitri (32) salah seorang warga Jalan Angkat 50 Pekanbaru. Saat ditemui sedang berbelanja di Pasar Sail, dia terlihat kaget begitu mengetahui harga ikan sudah melambung. "Saya baru tahu harga ikan sudah naik," ungkap ibu dari 2 orang anak ini.
Dia mengatakan Minggu lalu saat berbelanja ikan di pasar ini, harganya masih biasa-biasa saja. Makanya saat berbelanja tadi dia langsung terkejut begitu menanyakan harga ikan. "Kalau kondisinya begini, kita terpaksa mengurangi makan ikan," ujarnya kesal.(ad)
Harga Ikan Melambung, Ibu-Ibu Kurangi Porsi Belanja
Kiki
Ahad, 17 Mei 2009 - 15:08:02 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Melambungnya harga ikan segar akhir-akhir ini membuat para ibu rumah tangga mengurangi porsi belanjanya. Hal ini terpaksa dilakukan karena kenaikan harga ikan tidak dibarengi dengan jatah belanja rumah tangga mereka.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis