Berdasar data satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, daerah kabupaten Rokan Hilir mengalami 2 titik kebakaran hutan dan lahan.
Menyusul daerah Kabupaten Siak terbanyak dengan 3 titik api. Sedangkan daerah Kabupaten Inderagiri Hulu juga mempunyai 2 titik api. Sementara, satu titik api lagi menyala di daerah Kabupaten Rokan Hulu. Tidak ketinggalan dengan daerah Kabupaten Kampar dan Bengkalis msing-masing dengan 1 titik api. Sehingga jumlah titik api akibat kebakran hutan dan lahan menjadi 10 titik di Riau hari ini.
Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu melalui staf analisa Slamet Riyadi mengatakan, wilayah Riau mengalami krisis hujan dalam tiga hari terakhir. Keadaan itu akan mempermudah pertumbuhan titik api di wilayah Riau.(Surya)
TEMPERATUR CAPAI 35 DERJAT CELSIUS... Enam Daerah Riau Berbagi Titik Api
Kiki
Selasa, 19 Mei 2009 - 10:31:43 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Setelah bebas titik api pada Senin kemarin, Selasa (19/05/2009) ini wilayah Provinsi Riau kembali menjadi korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah. Sedikitnya tercatat enam daerah Riau yang mempunyai titik api akibat karhutla hari ini. Keadaan itu menyusul cuaca cerah serta temperatur maksimum mencapai 35 Derjat Celsius di Riau sepanjang siang ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan