"Dalam sehari kami memproduksi buah pepaya dari berbagai jenis sebanyak 20 ton. Buah-buah pepaya itu tidak hanya dipasok untuk kota Pekanbaru saja, tapi juga ke Dumai, Pelalawan dan Siak," ungkap Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Rumbai, Purwo Hadi Subroto.
Dia mengatakan, saat ini luas lahan perkebunan pepaya di Rumbai sudah mencapai 300 hektar dengan jumlah petani sebanyak 600 orang. Setiap petani memiliki luas lahan beragam, hanya hanya setengah hektar dan ada pula mencapai 2 hektar.
Ada beberapa jenis pepaya yang ditanam di Rumbai, diantaranya jenis lokal, jenis pepaya Hawai, pepaya Bangkok dan jenis pepaya California. "Untuk pepaya jenis Hawai, Bangkok dan California kami produksu untuk dijual di supermarket-supermarket," ujarnya.
Purwo mengatakan meski produksi pepaya terus berlimpah namun harga jualnya tetap bagus. Untuk harga pepaya jenis lokal dijual dengan harga Rp1.500 perkilogram. Sedangkan jenis pepaya luar dijual dengan harga antara Rp3.000 hingga Rp6.000 perkilogram.(ad)
Rumbai Pemasok Pepaya ke 4 Kabupaten/Kota di Riau
Kiki
Rabu, 20 Mei 2009 - 15:37:38 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Potensi pertanian Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, ternyata sangat menjanjikan. Buktinya saat ini Rumbai telah tercatat sebagai pemasok buah pepaya untuk tiga kabupaten/kota di Riau, yakni Pekanbaru, Dumai, Pelalawan dan Siak.
Pilihan Redaksi
IndexZufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Peran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Zufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05:51 Wib Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum