Sebelumnya The Peak yang peletakan batu pertamanya dilakukan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah April 2008 lalu ditargetkan akan selesai tahun 2010. Namun karena karena adanya krisis ekonomi, pembangunannya ditunda.
"Krisis ekonomi membuat kita terpaksa menunda dulu penyelesaian pembangunannya. Direncanakan pembangunannya akan dilanjutkan kembali pada awal Tahun 2010 mendatang," ungkap Marketing The Peak Silvi Soetikno kepada wartawan di Pekanbaru.
Untuk saat ini pembangunan The Peak baru masih dalam tahap pondasi yang sudah mencapai 75 persen. Hotel dan apartemen yang nantinya bakal memiliki 29 lantai ini akan menjadi gedung tertinggi di Sumatera ini. Pembangunannya dilakukan oleh PT Asia Land di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru.
Silvi mengatakan meskipun pembangunannya ditunda lebih kurang 1 tahun, buikan berarti animo konsumen untuk memiliki apartemen ini berkurang. Hingga saat ini sekitar 30 persen kamar apartemen sudah terjual atau diboking oleh konsumen.(ad)
Kriris Ekonomi, Pembangunan The Peak Tertunda
Kiki
Kamis, 21 Mei 2009 - 09:11:51 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kota Pekanbaru tertunda memiliki gedung pencakar langit. Pembangunan Hotel dan Apartemen The Peak yang bakal menjadi kebanggaan masyarakat Pekanbaru akhirnya tertunda akibat adanya krisis ekonomi.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum