Bila dibandingkan dengan suguhan atraktif yang diberikan dalam wahana yang berbentuk kapal penisi itu, tiket seharga Rp30 ribu per orang itu memang tidak wajar. Pasalnya yang disuguhkan kepada pengunjung hanya gambar-gambar hewan purba yang diprint digital.
Selain itu ada pula dua patung dinosaurus yang terbuat dari busa kardus dalam bentuk statis. Beberapa pengunjung mengaku kecewa masuk ke wahana ini. Apalagi harga tiket masuknya sangat mahal dan tidak seimbang dengan apa yang ditampilkan.
"Kalau tau cuma begini saja lebih baik tak usaha masuk ke sini. Saya kira masuk ke sini kita bisa merasakan langsung kehidupan dunia purna. Eh ternyata yang ada cuma gambar-gambar hewan purna dan patung yang tidak bergerak saja," ungkap Riva, salah seorang pengunjung.
Riva yang datang bersama istri dan 3 orang anaknya hars merogoh kocek sebear Rp150 ribu untuk bisa masuk ke wahana ini. "Kalau tidak anak-anak yang ngotot ke tempat ini saya tida akan membawa mereka ke sini. Lebih baik ke musium Nila Utama saja," tambah dia.(ad)
Dinilai Tak Wajar, Harga Tiket Masuk Petualangan Dunia Purba
Kiki
Kamis, 21 Mei 2009 - 09:16:40 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sejumlah pengunjung Mal SKA Pekanbaru kaget begitu mengetahui mahalnya harga tiket masuk "Petualangan Dumai Purba" yang berlokasi di pelataran air mancur mal tersebut. Pasalnya harga tiketnya tergolong sangat mahal dan tidak wajar.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum