Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, daerah kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Dumai, Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing) dan Inderagiri Hulu (Inhu) masing-masing mengalami satu titik kebakran hutan dan lahan.
Sementara daerah Kabupaten Rokan Hilir hanya tinggal 2 titik api. Kebakaran hutan dan lahan terbanyak berada di daerah Kabupaten Pelalawan sebayak 9 titik api. Sehingga jumlah kebakaran hutan dan lahan hanya menjadi 16 titik di wilayah Provinsi Riau hari ini. Jumlah tersebut telah berkurang dibanding 35 titik api di Riau Kamis kemarin.
Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu melalui staf analisa Marzuki mengatakan, peluang hujan masih relatif kecil untuk wilayah Riau. Sedangkan cuaca cerah berawan dengan suhu udara mencapai 35 derjat celsius masih mewarnai Riau sepanjang siang ini. Keadaan itu akan memberi peluang berkembangnya kebakran hutan dan lahan di Riau.(Surya)
MESKI TEMPERATUR CAPAI 35' CELSIUS... Kebakaran Hutan dan Lahan Riau Berkurang
Kiki
Jumat, 29 Mei 2009 - 10:28:15 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Meski masih terjadi, jumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah berkurang di wilayah Provinsi Riau Jumat (29/05/2009) ini. Karhutla berkurang baik dari jumlah daerah maupun jumlah titik apinya. Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18 merekam titik api hanya menyala di 7 daerah Riau hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan