"Akhir-akhir ini minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji memang semakin besar, namun hal itu tidak sebanding dengan kuota haji yang diberikan untuk kota Pekanbaru," ungkap Kepala Kantor Departemen Agama Kota Pekanbaru Tarmizi Tohor di Pekanbaru.
Dia menyebutkan tingginya minat masyarakat menunaikan ibadah haji ini disebabkan semakin membaiknya perekonomian masyarakat dan makin meningkatnya keimanan maupun pemahaman agama masyarakat. Hanya saja, sayangnya kuota haji sangat terbatas.
Tarmizi mengatakan kuota haji itu diberikan oleh pemerintah Arab Saudi agar jemaah haji tidak terlalu tertumpuk di tanah suci. "Kita tidak bisa melakukan apa-apa selain memasukkan nama-nama calon haji yang tidak masuk kuota itu ke dalam daftar tunggu.
Menyinggung besarnya biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun ini, Tarmizi mengatakan tahun ini kemungkinan akan mengalami kenaikan sebesar 84 dolar AS atau sekitar Rp800 ribu. Seluruh biaya haji ini berkisar antara Rp 33 juta hingga Rp 34 juta.(ad)
Daftar Tunggu Haji di Kota Pekanbaru Sampai 2014
Kiki
Jumat, 12 Juni 2009 - 02:42:55 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Membludaknya peminai jemaah calon haji di Pekanbaru membuat daftar tunggu calon haji di kota ini sangat panjang sampai 2014. Untuk tahun 2009 ini kota Pekanbaru mendapat jatah 1.381, namun yang mendaftar lebih dari 2.000 orang.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum