Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menilai titik api mulai terpecah di sejumlah daerah Riau yang terbakar beberapa hari silam. Sehingga Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18 tidak menangkap sebagai titik api.
Sementara ini, satelit NOAA hanya menangkap sebanyak satu titik api masing-masing berada di daerah Kabupaten Indergairi Hulu dan Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Namun BMKG menilai masih perlu diwaspadai perkembangan titik api. Keadaan itu menyusul masih minimnya peluang hujan di Riau.
Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu melalui staf analisa Warih mengatakan, hujan ringan dan bersifat lokal diperkirakan terjadi hanya di wilayah Riau bagian Selatan, Tengah dan bagian Barat Riau. Hujan hanya bersifat lokal ddengan intensitas ringan berpeluang pada malam hari. Sedangkan wilayah lainnya masih krisis hujan. Cuaca cerah berawan dengan tempertur mencapai 34,5 derjat celsius juga masih mewarnai Riau sepanjang siang ini.(Surya)
HUJAN MASIH SEPI... Hanya Dua Daerah Riau Korban Titik Api
Kiki
Kamis, 16 Juli 2009 - 14:15:00 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jumlah kebakaran hutan dan lahan masih relatif sedikit di wilayah Provinsi Riau, Kamis (16/7/09) ini. Meski peluang hujan juga masih dinyatakan minim, namun hanya dua daerah Riau yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan