"Ledakan bom yang terjadi di Jakarta itu belum begitu besar pengaruhnya terhadap kunjungan wisata ke Pekanbaru. Sampai saat ini wisatawan masih tetap mengalir ke Pekanbaru," ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Drs H Syahril Manaf.
Dia menyebutkan, wisatawan yang datang ke Pekanbaru kebanyakan berasal eari Malauysia. Kemudian disusul dari Singapura, India, Ho9ngkong, RRC, Australia dan negara-negara lainnya. Khusus wisatawan dari Malaysia sampai saat ini masih terus mengalir ke Pekanbaru.
Untuk menarik wisatawan manca negara agar lebih banyak datang ke Pekanbaru, pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan terhadap objek-objek wisata. "Kita akan terus melakukan pembenahan terhadap objek-objek wisata yang ada di Pekanbaru," ujarnya.
Dia mengaku, sektor pariwisata di Pekanbaru ini tidak pernah terkena resesi dan juga tidak terpengaruh heboh-heboh bom di Jakarta. Namun demikian pengamanan terus ditingkatkan, misalnya di tempat-tempat wisawatan itu menginap.(ad)
Bom Marriot Belum Pengaruhi Pariwisata Riau
Kiki
Kamis, 23 Juli 2009 - 03:58:35 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Teror bom yang melanda Jakarta ternyata belum banyak membawa pengaruh terhadap Riau, khsusnya di Pekanbaru. Buktinya tingkat kunjungi wisatawan ke kota Pekanbaru pasca ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton tidak mengalami penurunan.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum