Provinsi Riau tercatat mengalami sebanyak 6 titik kebakaran hutan dan lahan. Selanjutnya daerah Provinsi Sumatera Utara mempunyai 15 titik. Provinsi Aceh dan Sumatera Barat masing-masing mengalami 5 titik api. Sumatera Selatan mengalami sebanyak 10 titik kebakaran hutan dan lahan.
Selanjutnya Provinsi Jambi mengalami karhutla terbanyak dengan 25 titik api. Sementara itu, Provinsi Bengkulu menjadi korban 21 titik kebakran hutan dan lahan. Sedangkan Provinsi Bangka Belitung menjadi korban karhutla sebanyak 2 titik api. Tidak ketinggalan Provinsi Lampung dengan 1 titik. Sehingga jumlah kebakaran hutan dan lahan mencapai 70 titik di wilayah Pulau Sumatera hari ini.
Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu melalui staf analisa Warih mengatakan, peluang hujan masih relatif minim di sejumlah provinsi. Seperi di Povinsi Riau sendiri, hanya hujan ringan berpeluang di wilayah Riau secara merata pada malam hari. Sehingga pertumbuhan kebakaran hutan dan lahan dinilai akan berpeluang menyebar kembali.(Surya)
TERSEBAR DI 9 PROVINSI... 70 Titik Kebakaran Hutan Lahan di Sumatera
Kiki
Selasa, 28 Juli 2009 - 06:34:43 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Berdasar rekaman satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, sedikitnya 9 provinsi masih mengalami kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pulau Sumatera, Selasa (28/7/09) ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan