Ketika ditemui RiauInfo, Minggu (2/8) mereka mengaku setiap harinya bisa mengantongi keuntungan antara Rp50 ribu hingga Rp 150 ribu setiap harinya. Bahkan semakin dekat tanggal 17 Agustus, keuntungan yang diperoleh bisa lebih besar lagi.
Dasril (38) salah seorang diantara mereka mengatakan, karena keuntungannya cukup besar inilah dia setiap tahun menjadi pedagang bendera dadakan di pinggiran Jalan Sudirman Pekanbaru ini. "Saya rela datang dari Pangkalan kerinci ke Pekanbaru untuk berjualan bendera," ujarnya.
Dia menyebutkan, berjualan bendera ini harus penuh kesabaran, karena tidak jarang hujan turun, sehingga bendera yang dijualnya basah semua. "Kami mana sempat menyelamatkan bendera kalau hujan turun, karena jumlah benderanya banyak," ungkapnya.
Namun biasanya sekitar dua atau tiga jam setelah hujan turun, bendera akan kering sendiri. "Kami pun harus rela tidur malam di pinggir jalan bersama bendera, selama berjualan," ungkap ayah dari tiga orang anak yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak ini.(ad)
Pedagang Bendera Bisa Raup Untung Rp150 Ribu Sehari
Kiki
Ahad, 02 Agustus 2009 - 15:20:57 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Berdagang bendera dan umbul-umbul menjelang hari kemderkaan ini ternyata sangat menjanjikan. Buktinya para peagang bendera yang banyak dijumlah di sepanjang pinggiran Jalan Sudirman Pekanbaru telah meraup untung cukup besar.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis