Seperti yang diungkapkan Ny Rina, salah seorang warga Jalan Utama Kulim, dalam beberapa hari ini selalu terganggu oleh suara mercon. "Apalagi pada malam hari, suara mercon tidak henti-hentinya terdengar di sekitar rumah," ungkapnya.
Dia mengatakan, sudah berulang kali memarahi anak-anak yang membakar mercun itu, tapi tidak pernah dipedulikan. "Padahal bunyi mercon itu sangat menganggu tidur anak-anakku yang masih kecil-kecil," jelas Rina dengan dana yang jengkel.
Hal yang sama juga diungkapkan Ny Ningsih, warga Jalan Pramuka, Limbungan Rumbai. Dia menyebutkan bunyi mercon telah membuat dia sulit menidurkan anaknya yang masih bayi. "Bayi saya memang sangat rewel, ditambah lagi bunyi mercon, jadi makin susah ditudurkan," ujarnya.
Dia berharap aparat terkait segera turun tangan untuk menindak para pedagang mercon yang ada di Pekanbaru. "Kalau pedadang mercon tersebut ditindak, berarti anak-anak tidak lagi bisa membeli mercon," tambah Ningsih lagi.(ad)
Bunyi Mercon Mulai Dikeluhkan Warga
Kiki
Ahad, 23 Agustus 2009 - 07:35:54 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Maraknya suara mercon yang dibakar anak-anak selama bulan Ramadhan ini mulai dikeluhkan warga. Sebab suara mercon tersebut selalu mengejutkan, terutama bagi warga yang memiliki anak-anak yang masih kecil atau bayi.
Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum