Selanjutnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis, hasil rekaman National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18 mendapatkan kebakran hutan dan lahan sebanyak 4 titik api di daerah Provinsi Riau.
Sedangkan daerah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Barat (Sumbar) dan Provinsi Jambi masing-masing menjadi korban 2 titik kebakran hutan dan lahan. Sehingga jumlah titik api mencapai 22 titik di wilayah Sumatera hari ini. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding hanya ada 2 titik api Sabtu kemarin di Riau.
Kepala Stasiun BMKG Pekanbaru Philip Mustamo melalui staf analisa Slamet Riyadi mengatakan, titik api selalu muncul saat temperatur tinggi serta cuaca cerah berawan. Seperti halnya Riau yang mengalami cuaca cerah berawan dengan temperatur maksimum mencapai 34,4 derjat celsius sepanjang siang hari ini.(Surya)
22 Titik Api Tersebar di 5 Provinsi
Kiki
Ahad, 13 September 2009 - 14:15:54 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Selain di Provinsi Riau, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di sejumlah Provinsi wilayah Pulau Sumatera, Minggu (13/9/09) ini. Sedikitnya ada empat provinsi selain Riau yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan di Sumatera hari ini. Provinsi terbanyak yang mengalami kebakran hutan dan lahan adalah Sumatera Selatan dengan 12 titik api.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan