Sejumlah warga Kota Pariaman, Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman mengaku, memilih tempat mengungsi ke daerah perbukitan yang lebih tinggi di sekitar daerahnya yang berjarak sekitar 15 hingga 30 kilometer dari pesisir pantai.
Posko Telepon Gratis Eisia, Fahrul, yang dihubungi RiauInfo, Kamis (1/10/09) ini menyatakan, daerah perbukitan yang banyak menjadi pilihan mengungsi warga Kota Padang sekitarnya seperti daerah Limau Manis Kampus Unand Padang, daerah jalan Solok-Padang Sitinjau Laut, Taman Raya Bung Hatta dan sekitarnya.
Sedangkan warga Kota Pariaman memilih daerah perbukitan sekitar gunung Talang, gunung Tandikat dan daerah yang berdekatan dengan air terjun Padang Panjang. Selain itu, warga Kabupaten Padang Pariaman sekitarnya memilih lokasi perbukitan yang di daerah irigasi Batang Anai, Desa Pasir Laweh, Desa Sikabu dan sekitarnya. Namun sejumlah korban gempa tidak melakukan hal tersebut dan hanya bertahan di depan rumah mereka dengan tenda-tenda darurat.(Surya)
TRAUMA TSUNAMI.... Korban Gempa Juga Mengungsi ke Perbukitan
Kiki
Kamis, 01 Oktober 2009 - 10:14:22 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Korban gempa Sumatera Barat banyak mengungsi ke daerah perbukitan. Keadaan ini akibat trauma terhadap kejadian sunami. Padahal, Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) melaporkan gempa 7,6 SR di Sumbar kemarian dan gempa 7 SR di Jambi hari ini tidak berpotensi menimbulkan sunami.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32:00 Wib Umum
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31:00 Wib Umum
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:45:11 Wib Umum
Imigrasi Siak Perkuat Komunikasi Publik Lewat Silaturahmi dengan PWI Riau
Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44:00 Wib Umum