"Jika musim panas saya bisa jual 2 kilo seharinya. Tapi jika hujan, sudah jarang yang beli," sebut Ujang seorang pedagang cacing sekitar kawasan jalan Jenderal Soedirman, Pekanbaru, kepda RiauInfo, Minggu (25/10/09) di Pekanbaru.
Menurut Ujang, cacing yang dijual berasal dari pencarian di beberapa tempat yang banyak cacingnya. Bahkan di musim penghujan ini, tanah gembur atau dekat selokan dan tumpukan sampah kian banyak dan mudah untuk menemukan cacing di tempat-tempat tersebut sebagai jualan Ujang. Setidaknya dalam dua kilo cacing ujang akan mendapat keuntangan 150 hingga 200 ribu rupiah.
Sebaliknya, di musim hujan ini pula para pemancing berkurang jumlahnya. Karena kebanyakan air sungai yang biasa dikunjungi sebagai lokasi memancing kerap dilanda banjir.
"Kalau musim hujan ini kan banjir atau air keruh, jadi kita malas untuk pergi memancing. Ikanpun sangat jarang memakan umpan kita," kata Dedi seorang pemancing yang telah mengurungkan niatnya mancing hari ini.(Surya)
Omset Cacing Umpan Tertekan Oleh Hujan
Kiki
Ahad, 25 Oktober 2009 - 12:08:58 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Beberapa pedagang cacing mengalami penurunan omset saat musim hujan. Pasalnya, musim hujan telah mengurangi pemancing yang biasa ramai di hari libur untuk membeli cacing yang mereka jual.
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Walikota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Industri Sawit dan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:49:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Sawit
Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:20:00 Wib Ekonomi & Bisnis