Kepala BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Rahmad Tauladani mengatakan, gelombang yang membahayakan pelayaran itu terjadi di wilayah perairan Pulau Tujuh Natuna, Matak, Dabo Singkep, Tarempa dan sekitarnya. Daerah yang padat jalur pelayaran itu masih mengalami gelombang antara 1,5 hingga 2,5 meter hari ini.
Sedangkan ketinggian gelombang maksimum berkisar 1,5 meter terjadi di perairan wilayah Pulau Batam, Tanjung Pinang dan Selat Singapura. BMKG Pekanbaru menyatakan, gelombang tinggi itu muncul akibat masih adanya cuaca buruk dari tekanan rendah laut China Selatan yang relatif dekat dengan perairan Kepri tersebut.
Menurut BMKG, pusaran angin dan tekanan rendah biasanya disertai cuaca buruk di sejumlah perairan hingga menimbulkan gelombang tinggi. Namun BMKG melaporkan perairan pesisir Riau relatif aman dengan ketinggian gelombang kurang dari satu meter hari ini. Sedangkan periaran Kepri bahya bagi pelayaran terutama bagi kapal kecil yang sering dibawa nelayan melaut.(Surya)
PERAIRAN RIAU AMAN... Gelombang Kepri Bahaya Bagi Pelayaran
Kiki
Kamis, 29 Oktober 2009 - 14:13:39 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat gelombang tinggi maksimum mencapai 2,5 meter di sejumlah perairan provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Kamis (29/10/09) ini. BMKG juga menyatakan keadaan gelombang itu merupakan warning bagi pelayaran.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan