"Kalau musim panas saya bisa jual 2 kilo seharinya. Tapi sejak musim hujan sudah jarang yang beli. Untung kalau hari ini tidak hujan bisa jadi yang pergi memancing akan ramai membeli," sebut Ujang seorang pedagang cacing sekitar kawasan jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, kepda RiauInfo, Minggu 84/11/09) di Pekanbaru.
Menurut Ujang, cacing yang dijual berasal dari pencarian di beberapa tempat yang banyak cacingnya. Bahkan di musim penghujan ini, tanah gembur atau dekat selokan dan tumpukan sampah kian banyak dan mudah untuk menemukan cacing di tempat-tempat tersebut sebagai jualan Ujang. Setidaknya dalam dua kilo cacing ujang akan mendapt keuntangan 150 hingga 200 ribu rupiah.
Sebaliknya, di musim hujan ini pula para pemancing berkurang jumlahnya. Karena kebanyakan air sungai yang biasa dikunjungi sebagai lokasi memancing oleh warga dilanda banjir.
"Musim hujan ini kan banjir atau airnya besar dan keruh, jadi kita malas untuk pergi memancing. Ikanpun sangat jarang memakan umpan kita," kata Dedi seorang pemancing yang telah mengurungkan niatnya mancing hari ini.(Surya)
Penjualan Cacing Tertekan Musim Hujan
Kiki
Ahad, 08 November 2009 - 15:53:35 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Beberapa pedagang cacing mengeluh akibat kurangnya omset dalam beberapa hari pekan ini. Pasalnya, musim hujan telah mengurangi pemancing yang biasa ramai di hari libur untuk membeli cacing yang mereka jual.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis