"Gelombang masih tinggi di perairan Kepulauan Riau. Gelombang tinggi ini masih dipengaruhi oleh gangguan tropis dari Laut Cina Selatan,"ungkap Kepala Kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Marzuki.
Selanjutnya, BMKG membaca data ketinggian gelombang perairan Pulau Batam, Selat Singapura, Tanjung Pinang relatif kondusif dengan gelombang berkisar 1 hingga 2 meter. Sedangkan ketinggian gelombang perairan Riau seperti Bengkalis mencapai 0,75 meter hingga 1,5 meter. Perairan Rohil, Dumai juga kondusif dengan tinggi gelombang 0,5 meter hingga 1 meter.
Perairan Riau yang sedikit terimbas gelombang pasang Kepri adalah perairan Inhil mencapai 1 meter hingga 2 meter. BMKG menyatakan pelayaran hanya perlu wawpada ketika cuaca buruk di perairan Inhil tersebut.
"Pelayaran mesti waspada dengan ketinggian gelombang di Kepri, khusunya Natuna, Matak, Tarempa dan Dabosingkep sekitarnya. Sedangkan gelombang perairan Riau dan Batam relatif kondusif,"ungkap Marzuki.(Surya)
PELAYARAN PERLU WASPADA... Natuna Alami Gelombang Maksimum
Kiki
Sabtu, 05 Desember 2009 - 15:21:50 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Gelombang laut masih tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri). Ketinggian gelombang maksimum mencapai 3 hingga 4 meter di Natuna pelayaran. BMKG menyatakan keadaan ini perlu diwaspadai pelayaran. Sementara itu, gelombang mencapai 2 hingga 3 meter terjadi di perairan Matak, Tarempa dan sekitarnya.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan