Berdasar [i]Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, jumlah kebakaran hutan dan lahan tertekan akibat tingginya curah hujan di Riau. Hujan yang berintensitas ringan, sedang dan lebat diperkirakan turun pada malam, dini hari hingga pagi hari.
Kepala kantor BMKG Pekanbaru Philip Mustamu melalui staf analisa Warih mengatakan, prospek cuaca Pulau Sumatera umumnya juga diwarnai hujan. Seperti halnya Riau yang mempunyai peluang hujan secara merata tersebut. Hujan disebabkan oleh kumpulan awan konvektif yang terjadi akibat adanya pusaran angin di atas Riau. Keadaan itu menekan perkembangan kebakaran hutan dan lahan tertekan hingga ke titik nol.(Surya)
Karhutla Sumatera Kandas ke Titik Nol
Kiki
Kamis, 17 Desember 2009 - 14:16:52 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jumlah kebakaran hutan dan lahan kembali tertekan di wilayah Provinsi Riau, Kamis (17/12/09) ini. Bahkan secara umum, wilayah Pulau Sumatera juga terbebas dari kejahatan hutan dan lahan. Satelit NOAA melaporkan titik api kandas ke titik nol.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan