Sejumlah pedagang kolak dingin alias Kolding mengaku masih merasakan meningkatnya omset mereka dengan keadaan tersebut. Karena selama beberapa hari terkahir omset mereka tertekan hingga 50 persen akibat hujan dan suasana liburan.
"Untung hujannya turun pada sore hari jelang magrib. Waktu tersebut memang saatnya kita sudah mau tutup jualan. Jadi omsetnya masih kita dapatkan pada cuaca cerah siang tadi,"ungkap Bambang, penjual kolding kepada RiauInfo.
Pada hari cerah dengan cuaca panas seperti hari ini, omset kolding rata-rata mencapai Rp.500.000 ribu bahkan lebih. Dengan asumsi penjualan 100 porsi seharga Rp.5.000. Omset tersebut meningkat jika kolding dengan menu durian serta ketan yang dibanderol hingga Rp.7.000 untuk satu porsinya.
Cuaca cerah berawan sempat mewarnai kota Pekanbaru sejak pagi hingga sore ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat temperatur udara maksimum mencapai 32 derjat celsius sepanjang siang tadi. Pedagang kolding di kawasan jalan Cut Nyak Dien mengaku kembali menemukan omset mereka dengan keadaan cuaca tersebut dan suasana kerja yang mulai sejak Senin.(Surya)
Penjual Kolding Nikmati Cuaca Cerah
Kiki
Senin, 11 Januari 2010 - 12:02:54 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Cuca cerah berawan mewarnai Kota Pekanbaru sepanjang siang hingga sore, Senin (11/01/10) ini. Meski sempat diguyuer hujan sekitar pukul 17.30 WIB, keadaan itu tidak mempengaruhi omset penjual kolding di kawasan jalan Cut Nyak Dien.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis