Beberapa pemilik penjualan pulsa HP yang ditemui RiauInfo, Minggu (7/2) membenarkan bahwa usaha penjualan pulsa HP lebih menjanjikan darai pada usaha lain. "Usaha ini selain tidak beresiko juga memberikan keuntungan lebih bagus," ujar Oyon, salah seorang pemilik penjualan pulsa HP di Jalan Hangtuah, Pekanbaru.
Dia mengatakan resiko rugi sama sekali tidak ada, karena pulsa bukan barang yang bisa membusuk, seperti makanan atau buah-buahan. "Jadi walaupun tidak laku terjual, kita tetap tidak akan rugi," jelas ayah dari dua orang ini menjelaskan.
Selain itu, menurut dia, saat ini bagi sebagian besar masyarakat pulsa HP sudah merupakan kebutuhan pokok. "Lihat saja anak-anak remaja, mereka lebih memilih membeli pulsa dari pada jajanan," tambah dia.
Karena itulah, kata Oyon lagi, usaha penjualan pula HP ini punya prospek bagus ketimbang usaha lainnya, termasuk bisnis makanan. Kecenderungan masyarakat yang lebih membutuhkan pulsa HP membuat bisnis ini akan terus tumbuh sumber di masa mendatang.(ad)
Bisnis Pulsa HP Lebih Berprospek Ketimbang Bisnis Makanan
Kiki
Ahad, 07 Februari 2010 - 15:42:06 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Berbisnis pulsa HP saat ini ternyata prospeknya lebih bagus ketimbang bisnis makanan. Hal ini menyebabkan dimana-mana saat ini menjamur tempat-tempat penjualan pulsa HP. Bahkan dalam satu tempat bisa ditemukan 3-4 tempat penjualan pulsa.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis