Berita ini menjadi headline Riau Pesisir edisi Selasa (6/4) berjudul "Hakim Terima Suap Rp200 Juta". Harian ini menyebutkan unjuk rasa yang dilakukan kemaren itu buntut dari peristiwa pengrusakan Kantor PN Pasir Pengaraian pekan lalu yang dilakukan masyarakat Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu.
Berita yang sama juga jadi headline Pekanbaru MX berjudul "PN Pasirpangaraian Didemo, Hakim Dituding Markus". Harian ini menyebutkan ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Masyarakat Kepenuhan (APMK) kemaren siang berunjuk rasa di PN Pasir Pangaraian. Mereka menudung di tempat tersebut telah bercokol Markus.
Aksi perampokan bersenjata api terjadi di wilayah hukum Polres Pelalawan. Mobil Panther nomor polisi BM 1304 CB yang membawa pengurus KUD Brata Jaya dan uang Rp509 juta dijegal tiga bandit. Para bandit itu berhasil menyikat uang tersebut. Berita ini jadi headline Pekanbaru Pos berjudul "Mobil Ditembak, Rp509 Juta Lesap".
Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau berjudul "Duit KUD 500 Juta Dirampok". Harian ini menyebutkan kawanan rampok berhasil membawa kabur duit Rp509 juta milik KUD Brata Jaya itu setelah memberondong mobil yang ditumpangi oleh para pengurus KDU.
Dana dari rekening Gayus HP Tambunan mengalir sampai jauh. Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Edmond Ilyas disebut menerima Rp 1,2 miliar. Dari uang itulah diambil Rp 100 juta disumbangkan untuk korban gempa di Sumatera Barat. Berita ini jadi headline Tribun Pekanbaru berjudul "Edmon Terima Cek Gayus Rp1,1 M".
Pada hari kedua pemeriksaan Selasa (6/4) hari ini, tim akan mndatangi Mabes Polri untuk memeriksa tokoh kunci, Gayus Tambunan. Kejagung ingin membuktikan adanya dugaan aliran dana yang mengucur ke jaksa yang terlibat dalam penanganan kasus Gayus. Berita ini jadi headline Riau Pos berjudul "Uang Panas Pajak Mengalir ke Jaksa".
Anggita Komisi A DPRD Riau Zulkarnain Nurdin mengatakan pihaknya berharap pengusutan kasus Gayus Tambunan menjadi entry point pembongkaran kasus yang sama di daerah. Berita ini menjadi headline Riau Mandiri dengan judul "'Gayus' Mungkin Ada di Dispenda".(ad)
Massa Tuding Hakim PN Pasir Pengaraian Terima Suap Rp 200 Juta
Kiki
Selasa, 06 April 2010 - 01:40:50 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ratusan massa yang tidak terima putusan hakim memenangkan PT Eluan Mahkota (EMA) dalam perkara sengketa lahan mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian, Senin (5/4). Massa yang menuding hakim menerima suap Rp200 juta membawa keranda untuk diberikan sebagau hadiah kepada hakim PN Pasir Pengaraian.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum
Sikapi Dinamika Nasional, SMSI Petakan Pengaruh Politik dan Alur Informasi Negara
Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:02:50 Wib Umum