Potensi yang akan dimanfaatkan tersebut antara lain aliran sungai. Jika di suatu daerah terdapat aliran sungai, maka akan dibuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hudro (PLTMH). Tapi jika di daerah tersebut tidak ada aliran sungai akan dibuat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Kepala Distamben Riau Abdul Lafiz mengatakan, hingga saat ini rasio elektrifikasi di Riau baru mencapai 42 persen. Ini artinya, masih 58 persen lagi daerah Riau belum terjangkau aliran ini. Ini tentunya harus segera ditangani.
Dia menyebutkan Riau terus berupaya untuk mengatasi masalah listrik ini, yakni dengan membangun PLTMH dan PLTS. "Kita sudah menggunakan jenis pembangkit itu di beberapa daerah. Meski kapasitasnya sangat terbatas, namun sudah banyak dinikmati masyarakat," ungkapnya.
Meski di beberapa daerah sudah dibangun PLTMH dan PLTS, namun masih banyak kawasan di Riau yang belum terjangkau listrik. Untuk itu Riau akan terus mengembangkan pembakit tersebut, sehingga akan semakin menjangkau semua masyarakat di Riau.(ad)
Distamben Riau Akan Manfaatkan Potensi Daerah Untuk Pembangkit Listrik
Kiki
Selasa, 18 Mei 2010 - 05:43:41 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini masih banyak daerah di Riau belum terjangkau aliran listrik. Sehubungan hal itu, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Riau akan berusaha memanfaatkan potensi yang ada di daerah tersebut untuk dijadikan energi listrik.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis