Daftar Partai di BIKKB Riau Mulai Subur

641 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Terbukanya keran kemudahan partai politik untuk berdiri pada 2008 ini membuat catatan beberapa parpol memenuhi kuota di daerah meningkat. Sedikitnya saat ini kuota parpol yang mencatatkan diri di Riau mengalami peningkatan dibanding jumlah pada 2007 lalu.

Saat ini tercatat 19 partai telah memeberikan rekomendasi keberadaannya di Riau. Sebelumnya, jumlah ini pada 2007 lalu hanya tercatat 10 parati ke Bidang Hubungan Antar Lenbaga dan Parpol di Badan Informasi Komunikasi dan Kasatuan Bangsa (BIKKB) Provinsi Riau.

Menjamurnya partai saat ini tumbuh, dipicu oleh harapan pesta demokrasi legislatif dan pilpres pada 2009 mendatang. Dalam dunia politik, rentang waktu menjelang 2009 mendatang tersebut relatif singkat oleh suatu partai baru untuk mengatur strategi agar ikut dalam pesta demokrasi.

Selain hal ini, relatifitas mudahnya mendirikan sebuah Partai Politik juga didukung oleh lahirnya Undang-undang Nomor 2 tahun 2008 tentang Partai Politik.

“Menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2009 mendatang, banyak bermunculan Partai Politik baru. Untuk tingkat pusat sampai saat ini diperkirakan sudah mencapai ratusan Partai Politik baru yang sudah berdiri,”ujar Sanusi Lubis yang menjabat kepala Bidang Hubungan Antar Lenbaga dan Parpol di BIKKB Provinsi Riau, Kamis (31/01).

Namun Sanusi mengatakan, harapan sebuah parpol untuk ikut serta pada pesta demokrasi pilpres dan legislatif masih harus ditentukan oleh keputusan peraturan dan perundangan-undangan yang dibuat oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Sanusi, bagi Partai Politik (Parpol) yang baru berdiri khususnya untuk tingkat provinsi harus melaporkan atau mendaftarkan keberadaannya kepada Pemerintah Provinsi Riau. Pendaftaran dilakukan melalui Badan Informasi Komunikasi dan Kesatuan Bangsa Provinsi Riau.

“Yang terpenting Partai Politik yang baru setidaknya mereka harus mendaftarkan keberadaannya di suatu daerah dengan kelengkapan administrasi partai yang mereka usung ke Badan Informasi Komunikasi dan Kasatuan Bangsa Provinsi Riau,”tegas Sanusi.(Surya)

 

Posting Terkait