Bupati: Amalkan Isi Kandungan Alquran

718 views
news638PINGGIR (RiauInfo) – Bertempat di halaman kantor camat Pinggir, Bupati Bengkalis, H Syamsurizal, Sabtu (24/3) malam lalu, secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Bengkalis ke-XXXII. Pembukaan kegiatan yang bakal berlangsung hingga 30 Maret mendatang dan disaksikan ribuan masyarakat itu, berlangsung sangat meriah.

Kabag Humas Pemkab Bengkalis Johansyah Syafri yang juga hadir saat itu mengatakan, pembukaan acara yang diikuti sekitar 500 peserta itu diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh qori jemputan H Muaamar dan laporan camat Pinggir Djoko Edi Imhar selaku tuan rumah dan ketua pelaksana MTQ.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pelantikan dewan dan majelis hakim. Pelantikan dewan juri MTQ yang berjumlah sekitar 20 orang yang diketuai Kakandepag Agama Bengkalis H A Rahman D ini, kata Johansyah, langsung dilakukan Bupati Bengkalis.

“Secara resmi, pembukaan MTQ ini ditandai dengan pemukulan beduk yang dilakukan bersama-sama oleh bupati Bengkalis, Wakil Ketua DPRD Bagus Santoso, Kapolres Edi Setio Budi Santoso, Dandim M Herindra, Kajari Ersywo Zaimaru, Ketua Pengadilan Negeri R Matras Supomo Ketua Pengadilan Agama H Trubus Wahyudi dan Kakandepag HA Rahman D, dan Camat Pinggir Djoko Edi Imhar,” kata Johansyah.

Kemudian, tambahnya, acara diteruskan dengan penyerahan piala bergilir MTQ dari camat Mandau H Rozali Saidun selaku juara umum MTQ ke-XXXI tahun 2006 kepada bupati Bengkalis. “Piala tersebut selanjutnya diserahkan ke camat Pinggir untuk diperebutkan kembali pada MTQ ke-XXXII,” tambahnya seraya mengatakan pengibaran bendera MTQ dan kafilah masing-masing kecamatan dilakukan siswa-siswi SMA Negeri 1 Pinggir.

Masih menurut Johansyah, acara pembukaan tersebut juga dimeriahkan dengan atraksi kembang api dan penampilan tarian asli suku Sakai , Olang-Olang. “Salah satu konfigurasi tarian yang dibawakan sekitar 100 siswa-siswi SMA Negeri 1 Pinggir yang membuat masyarakat yang hadir malam itu berdecak kagum, ketika mereka membentuk tulisan MTQ ke-XXXII,” terang Johansyah.

Amalkan Alqur’an

Pada kesempatan tersebut, kata Johansyah lagi, dalam sambutannya, Bupati Bengkalis kembali mengingatkan dan mengajak seluruh umat Islam di daerah ini untuk benar-benar mengamalkan kandungan isi kitab suci Alqur’an dalam kehidupan sehari-hari. Karena Alquran merupakan kitab suci yang berisi panduan yang akan membimbing keselamatan hidup baik di dunia maupun di akhirat kelak.

“Alquran itu merupakan kitab suci yang berisi panduan yang akan membimbing keselamatan hidup baik di dunia maupun di akhirat kelak. Alquran itu merupakan petunjuk (hudan) bagi manusia, pembeda (furqan) antara yang haq dan yang batil dan juga penjelas (bayan) tentang petunjuk tersebut. Karena itulah agar benar-benar memberikan arti bagi kita , Al Quran haruslah dibaca,difahami dan diamalkan, bukan hanya dibaca” terang Syamsurizal seraya mengutip surat Al Baqarah ayat 185.

Untuk analogi tentang hal ini, Syamsurizal mengumpamakan ada seorang yang menerima surat dari seorang raja yang isinya berupa perintah untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu. Karena begitu girangnya menerima surat dari seorang raja maka dia membaca surat tersebut secara berulang-ulang, pagi, siang dan malam, akan tetapi karena senangnya menerima surat raja dia lupa untuk melaksanakan perintah raja pada surat tersebut.

“Tentu kita dapat membayangkan sikap sang raja melihat hal tersebut. Tentu bukan hadiah yang akan diberikan raja, tetapi amarah karena telah lalai menjalankan perintahnya. Kitab suci Alquran memang sebuah bacaan , setiap ayat bahkan huruf yang dibaca berpahala bagi pembacanya. Tetapi kita tidak bisa hanya berhenti pada tahap membaca, membaca hanyalah salah satu proses untuk tahap selanjutnya memahami dan mengamalkan. Untuk itu, mari kita tanyakan pada diri kita sendiri, hari ini saya membaca ayat apa, hari ini saya faham ayat apa dan hari ini saya mengamalkan ayat apa”, ajak Syamsurizal.

Pada bagian lain, Syamsurizal mengajak seluruh umat Islam untuk merespon dengan sadar berbagai bencana yang saat ini banyak melanda bangsa Indonesia . “Setiap bencana yang terjadi itu memiliki hikmah, karena hal itu merupakan merupakan salah satu bentuk peringatan dari Allah SWT karena Sang Khaliq masih sayang kepada masyarakat dan bangsa Indonesia . Tujuannya, menjadi bangsa ini yang mayoritas penduduknya bergama Islam, mau kembali pada ajaran-Nya,” terang Syamsurizal seraya mengutip arti firman Allah SWT Alquran surat Ar Rum ayat 41.

Selanjutnya, Syamsurizal juga mengajak para orang tua di daerah ini untuk dapat dan harus menanamkan nilai-nilai agama Islam kepada anak-anaknya sejak dini. Untuk mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam, menurutnya, pertama orangtua haruslah menjadi contoh dan teladan anak dan anggota keluarganya.

“Misalnya, anak sejak dini harus diajari dan diajak untuk menunaikan ibadah salat, membaca Alquran dan lainnya., merupakan peringatan dari Allah SWT karena banyak umat Islam yang dalam hidup dan kehidupannya tidak lagi menjadikan Alquran sebagai pedoman hidupnya,” sambung Syamsurizal.

Terkait dengan upaya peningkatan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Alquran, khususnya kepada siswa-siswi di sekolah, Syamsurizal mengemukakan, saat ini Pemkab Bengkalis terus melakukan berbagai upaya. Diantaranya dengan membagikan kitab suci Alquran yang dilengkapi terjemahannya kepada sekolah-sekolah.

Johansyah juga melaporkan, selain Bagus Santoso, sejumlah anggota DPRD Bengkalis lainnya juga terlihat hadir dalam pembukaan MTQ malam itu. Khususnya mereka yang berasal dari daerah pemilihan Pinggir dan Mandau, seperti Hj Mira Roza, Amril Mukminin, H Syafro Maizal, HM Yahya Tawaf, Salfian Dahliandi, Basri dan Mahdinur.

Sedangkan dari jajaran Pemkab Bengkalis, antara lain, Asisten I H Burhanuddin, Asisten II H Zakaria Yusuf, Asisten III H Umran, Kepala Bappeda H Azwar, Kepala Bawasda H Eldi Ramli, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Bengkalis H A Halim dan sejumlah pejabat eselon II dan III lainnya serta camat dan Upika se-Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan dari pimpinan organisasi wanita tingkat kabupaten, antara lain Ketua Tim Penggerak PKK Ny Hj Fauziah Syamsurizal dan Ketua Dharmwanita Persatuan (DWP) Hj Darmiwati Sulaiman. Seterusnya, Ketua Bhayangkari Ny Edi Setio Budi Santoso, Ketua Adhiyaksa Dharma Karini Ny Ersywo Zaimaru, Ketua Dharma Yukti Karini Ny R Supomo dan Ketua Persit Kartika Candra Kirana Ny M Herindra. “Termasuk juga tokoh adat dan pemuka agama dan pemuka masyarakat dari Kecamatan Pinggir dan Mandau,” kata Johansyah.

 

 

Posting Terkait