Buku “Mereka Bicara MEGA” Diluncurkan

PEKANBARU (RiauInfo) – Megawati Institut sebagai salah satu lembaga atau elemen internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), bekerjasama dengan Yayasan Paragraf, akan meluncurkan buku mengenai Hj Megawati Soekarnoputri, baik dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, sebagai Presiden Republik Indonesia, serta dalam kapasitasnya yang lain sebagai seorang anak Bangsa. 

Menurut jadwal, buku yang berjudul “Mereka Bicara MEGA” berisi pandangan banyak tokoh nasional, tokoh agama maupun dari kalangan akademisi dan pengamat ini akan diluncurkan di pada hari Jumat. Ahmad Syafii Ma’arif, Franz Magnis Suseno, Said Agil Siradj, Prabowo Subianto, Amien Rais, Anies Baswedan hingga WS Rendra, adalah beberapa diantara para tokoh yang memiliki impresi tersendiri bagi Hj Megawati Soekarnoputri dalam buku tersebut. “Tak kenal maka tak cinta,” demikian diungkapkan duet editor buku ini, Zainun Ahmadi dan Rahardi Zakaria.

Mengenai buku “Mereka Bicara MEGA”, dijelaskan oleh Sekjen PDI Perjuangan, Pramono Anung Wibowo, buku yang berisi pandangan dari tokoh-tokoh dengan latar belakang yang beragam, plural, yang memberikan pandangannya mengenai Ibu Hj Megawati Soekarnoputri, menggambarkan betapa luasnya pergaulan Hj Megawati Soekarnoputri sebagai seorang pribadi.

“Hampir semua pandangan dari para tokoh tersebut memiliki apresiasi terhadap Ibu Megawati Soekarnoputri tentang kepemimpinan dan keteguhan beliau sebagai seorang pemimpin Partai politik dan sebagai seorang pemimpin Bangsa,” ulas Sekjen Partai, Pramono Anung.

Acara peluncuran yang akan dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, pukul 14.00 WIB ini juga akan mengundang beberapa tokoh nasional yang telah memberikan impresinya dalam buku “Mereka Bicara MEGA” tersebut, untuk memberikan impresinya secara langsung pada saat acara peluncuran buku.

Dijelaskan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan bidang Eksternal Informasi dan Komunikasi (Infokom), Daryatmo Mardiyanto, penulisan buku ini lebih pada peneguhan dimensi-dimensi maupun pandangan-pandangan berbagai kalangan terhadap Ibu Hj Megawati Soekarnoputri, sebagai sosok yang telah lama berkecimpung di dunia politik dan sosial kemasyarakatan lainnya.

“Dari situ masyarakat dapat memperoleh gambaran yang utuh dan lengkap, sebagai bagian dari pendidikan politik kebangsaan dan kemasyarakatan, serta menjadi ruang inspirasi bagi kaum perempuan Indonesia untuk lebih berperan dalam berbagai aspek kehidupan nasional, termasuk ruang politik,” jelas Ketua Infokom, Daryatmo Mardiyanto.(ad)


Rizki: