Budaya Membaca Menggali Potensi dan Bakat Anak

889 views
news2379BENGKALIS (RiauInfo) – Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bengkalis, Ny Hj Hera Triwahyuni Riza Pahlefi mengatakan, kebiasaan membaca sejak dini dapat menggali bakat dan potensi anak. Selain itu, membaca juga memacu daya nalar dan melatih konsentrasi serta dapat meningkatkan prestasi di sekolah.

Untuk itu, Hera mengajak setiap keluarga, khususnya para ibu di daerah ini untuk menumbuhkembangkan budaya membaca kepada anak-anak sejak dini. Memperkenalkan bacaan pada anaknya sejak kecil akan meningkatkan prestasi anak di sekolah. “Tidak sedikit orang sukses yang berasal dari keluarga yang cinta membaca,” terang istri Ketua DPRD Bengkalis kepada sejumlah wartawan, belum lama ini

Sehubungan dengan itu, Hera mengajak para orang tua untuk dapat mengapresiasikan budaya baca pada anak dengan memberi contoh. Orang tua, katanya, dapat menumbuhkan minat baca pada anak dengan rajin mendongeng dan memperkenalkan buku-buku cerita yang disesuaikan usianya.

“Satu hal yang perlu diingat, jangan mendorong-dorong anak untuk gemar membaca sementara orangtuanya tidak pernah membaca. Karena contoh yang diberikan akan lebih efektif dibandingkan bicara,” kata Hera seraya berharap GRM ini dapat juga dilaksanakan di setiap kecamatan.

Masih menurut Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bengkalis ini, agar anak tidak bosan membaca, mereka hendaknya diberi buku-buku lucu dan berwarna-warni, serta bacaan sesuai usianya.

“Pada usia 0-2 tahun, misalnya, anak-anak sedang pada taraf melatih motorik sehingga cara yang paling baik, orangtua aktif mendongeng untuk anak dan memberi contoh. Sedangkan pada usia 0-5 tahun, anak-anak bisa diberi buku-buku dengan bahan yang tidak mudah rusak sehingga bisa dibawa ke mana-mana,” sarannya.

Kata Hera, minat baca yang tinggi itu sangat penting. Kesuksesan pendidikan anak sangat tergantung pada kemampuan membacanya. Minat baca yang rendah, akan mempengruhi kemampuan anak. Dan, secara tidak langsung, juga akan mempengaruhi daya saing mereka,” jelas Fauziah, isteri bupati Bengkalis, H Syamsurizal ini.

“Untuk itu, sebagai ujung tombak pendidik anak, setiap orang tua memang sangat diharapkan dapat memberikan rangsangan, agar sejak dini anak-anak menjadi seseorang yang gemar membaca. Tidak asing dengan buku,” harap Hera. (Tony/rls)

 

Posting Terkait