BMG: Hanya Hujan Padamkan Titik Api

PEKANBARU (RiauInfo) – Laporan BMG Pekanbaru pada September lalu, berdasar analisa satelit, tercatat empat kabupaten mengalami cuaca panas akibat tingginya suhu udara bahkan mendekati ekstrim.

Menurut BMG, curah hujan yang ada di empat daerah tersebut dibawah normal yakni sekitar 60-80 milimeter per bulan. Curah hujan empat kabupaten dan kota ini jauh tertinggal dibanding kabupaten/kota lain di Riau. Minimnya curah hujan yang dialami empat daerah tersebut dalam September lalu membuat suhu udara di empat kabupaten ini menjadi tinggi dan bahkan mendekati ekstrim.

Kabupaten yang mengalami suhu tinggi dan cendrung masuk ke ekstrim adalah Pelalawan, Dumai, Rokan Hilir sebelah timur dan Bengkalis bagian utara. Dalam penguapan panas ini BMG Pekanbaru menyatakan akan ada kecenderungan hujan akibat penguapan. Namun hujan akibat penguapan ini bukan merupakan hujan musiman melainkan hujan faktor resapan panas dan biasanya merata pada suatu daerah.

Marzuki dari BMG Pekanbaru menerangkan, cuaca panas cenderung meningkatkan titik api dan ini menjadi penambah keadaan suhu di empat daerah tersebut kian meningkat hingga ke posisi ekstrim. Sedang dampak dari pembakaran adalah hawa panas dan kabut asap yang tidak akan hilang kecuali oleh turunnya hujan.(Surya)

 

Rizki: