Berkat Uang Jaminan Rp 800 Juta, Wardan Batal Ditahan

849 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Kasus dugaan korupsi dana pengadaan buku senilai Rp1,2 miliar Senin (6/8) kemaren dilimpahkan penyidik Polda Riau ke Kejati Riau. Hanya saja, Kadisdik M Wardan yang rencananya akan ditahan, batal dilakukan karena pihaknya telah memberikan jaminan berupa uang tunai Rp200 juta dan dua lembar sertifikat tanah senilai Rp600 juta.

Hal ini menjadi berita utama Pekanbaru Pos pada edisi Selasa (7/8) ini. Dalam berita berjudul “Kadisdik Batal Ditahan” harian ini menyebutkan meski Wardan batal ditahan, namun Pejabat Disdik Riau, Azwar Musa dan kontraktor Rusli alias Atong telah ditahan di LP Pekanbaru.

Tribun Pekanbaru hari ini juga mengangkat permasalahan pengadaan buku pelajaran pada berita utamanya hari ini. Namun permasalahan yang diangkat terjadi di lingkungan Disdikpora Pekanbaru. Harian ini mengatakan, entah kenapa tiba-tiba satu buku pelajaran PPKN Senin kemaren mendadak dibagikan kepada seluruh siswa kelas satu sebuah SD di Pekanbaru. Berita itu berjudul “Mendadak Bagikan Buku“.

Sikap bejat yang dilakukan Kepala Sekolah SD 024 Jojol, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokanhilir merinisial RD (45) menjadi berita utama Pekanbaru MX. Kepsek tersebut tertangkap basah lagi main gila dengan bini orang berinisial LN (22). Dalam berita berjudul “Mainkan Bini Orang, Kepsek Gatal Diarak ke Polisi” disebutkan pasangan mesum ini sempat diarak massa menuju kantor Polsek Kubu.

Pernyataan Wakil Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono yang menyebutkan Rusli Zainal masih calon terkuat dari Partai Golkar dalam Pilgubri mendatang menjadi berita utama Rakyat Riau. Berita itu berjudul “Rusli Calon Terkuat dari Golkar“.

Riau Mandiri hari ini berita utamanya juga tentang carut marut Pilkada di Riau. Menurut harian ini, Agung Laksono menginginkan agar calon gubernur dan wakil gubernur Riau pada Pilkada mendatang keduanya berasal dari Partai Golkar. Berita ini berjudul “Agung Dukung Cawagub dari Golkar“.

Sedangkan Riau Pos hari ini mengangkat beda pendapat yang terjadi di tubuh Partai Golkar dalam menanggapi calon indenpenden. Agung Laksono dan Ferry Mursyidin ingin persentase bagi calon independen minimal 15 persen. Sedangkan Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tanjung menyebutkan angka 3 persen sudah cukup. Berita itu berjudul “Petinggi Golkar Berbeda Pendapat“.

Sementara itu Metro Riau hari ini menyebutkan bahwa Jembatan Siak I yang telah berumur puluhan tahun sangat rawan ambruk. Dalam berita berjudul “Jembatan Siak I Rawan Ambruk” harian ini menyebutkan sejak tahun 1993, jembatan ini mengalami kerusakan 30 persen. Empat pilarnya retak dan empat bentang lantainya keropos.

Sebanyak 12 masyarakat 12 desa di dua kecamatan di Kampar Kiri melakukan aksi demo ke Kantor Gubernur Riau dan DPRD Riau kemaren. Mereka menuntut Pemprov Riau membangun jalan agar isolasi di desa mereka terbuka. Berita itu diturunkan Riau Tribune berjudul “Warga 12 Desa Kampar Kiri Tagih Janji Pemprov“.

Sedangkan Media Riau berita utamanya hari ini tentang kunjungan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, HM Lukman Edy ke Riau untuk menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Sawit Makmur Jaya dengan Pemkab Kuansing di Pekanbaru. Berita itu berjudul “Gubri: Jangan Malu Ngaku Tertinggal“.(Ad)

 

Posting Terkait