Asrama Mahasiswa Segera Direnovasi

695 views

BENGKALIS (RiauInfo) – Untuk mewujudkan komitmen yang tinggi terhadap peningkatan sumber daya manusia khususnya bagi mahasiswa Kabupaten Bengkalis yang tersebar diseluruh Indonesia, Pemerintah Daerah sangat serius memperhatikan masalah pemondokan mahasiswa. Ini terbukti dengan kunjungan Bupati Bengkalis Drs H Syamsurizal MM ke asrama mahasiswa Bengkalis yang terletak di Jalan Garuda 1 Labuh Baru, Pekanbaru, Kamis (1/3).

Dalam peninjauan yang didampingi Kadis Kimpraswil dan Kabag Kesra ini, Bupati menilai bahwa asrama tersebut harus direnovasi, karena banyak bagian bangunannya yang rusak dan tak layak lagi untuk ditempati mahasiswa. Untuk itu Bupati menginstruksikan Kadis Kimpraswil, Anwar Zainal agar asrama mahasiswa ini segera dilakukan perbaikan.Di sela-sela kegiatan meninjau asrama Bupati mengatakan agar mahasiswa Bengkalis yang ada di Pekanbaru, khususnya yang ada di asrama untuk benar-benar konsentrasi dengan perkuliahan. Jangan sampai semangat belajar berkurang karena kondisi asrama yang tidak memadai. “Untuk itulah mengapa saya ingin melakukan opname secara langsung kondisi bangunan asrama ini,” kata Syamsurizal.

Usai melakukan opname, Syamsurizal dan rombongan menyempatkan untuk beramah tamah dengan mahasiswa. Dalam pertemuan yang sangat kekeluargaan itu Syam panggilan akrab Syamsurizal mengungkapkan bahwa walaupun APBD Bengkalis tahun 2007 telah selesai dibahas dan tinggal pengesahannya saja, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan tetap mengupayakan agar asrama mahasiswa ini sesegera mungkin untuk direnovasi, khususnya pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan yang serius. “Untuk itu hari ini (Kamis, (1/3)) saya sengaja membawa Kadis Kimpraswil untuk melihat secara langsung, dan ternyata saudara Kadis juga membawa konsultannya,” jelas Syam.

Melalui renovasi bangunan ini Syam berharap pula agar mahasiswa senantiasa belajar dengan sebaik-baiknya, dan selalu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal setelah tamat nanti. “Mahasiswa hendaklah rajin membaca, karena dengan membaca, kita akan menguasai berbagai macam informasi. Mahasiswa juga harus berpikir maju ke depan, dan jangan terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu ada kebenarannya,” jelas Syamsurizal.

Mengenai pengelolaan asrama ke depan, Syam berharap agar warga asrama senantiasa menjaga kebersiahan dan keindahan asrama. Bila hal itu bisa diwujudkan, maka masyarakat disekitar asrama akan merasa senang dengan kehadiran asrama. “Tetapi bila asrama ini tidak dikelola dengan sebaik-baiknya, maka warga sekitarpun akan merasa tidak nyaman. Untuk itu, mahasiswa sekalian harus menjadi teladan dimanapun tinggal” jelasnya sebagaimana dilaporkan oleh Kasubbag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Agusrizal M.Hum.

Untuk itu yang paling penting mesti ada peraturan yang tata tertib asrama, yang harus dipatuhi dengan sungguh-sungguh oleh warga asrama. Dalam peraturan ini terkandung tata cara menjadi warga asrama, dan apa-apa saja hak dan kewajiban pengguhi asrama. Selain itu, perlu pula disusun daftar piket kebersihan dengan mengacu kepada jadwal kuliah mahasiswa yang berbeda-beda. “Selain rehab asrama, kita akan melengkapi pula dengan berbagai perabotan asrama seperti meja tamu, meja makan, TV, dan perlengkapan olahraga,” kata Syam sambil mengingatkan jika telah ada TV jangan terlena dengan sinetron saja.

Syam juga meminta kepada pengurus asrama untuk dapat mengatur pemanfaatan asrama ini bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkannya. Perlu diatur pula berapa lama seorang mahasiswa dapat tinggal diasrama, dua tahun, tiga tahun, atau berapa tahun. Sebaiknya diprioritaskan untuk mahasiswa baru yang belum tahun situasi dan kondisi Pekanbaru, mungkin satu sampai dua tahun. Setelah itu diganti dengan mahasiswa baru berikutnya, begitulah seterusnya. “Sehingga asrama ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat bengkalis yang akan menguliahkan putra-putrinya ke Pekanbaru,” harap Syamsurizal.

Asrama mahasiswa bengkalis ini dihuni oleh sekita 20 orang mahasiswa yang berasal dari Kec. Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat, Merbau, Rupat, Rupat Utara, Bantan, dan Bengkalis. Mahasiswa-mahasiswa ini kuliah diberbagai perguruan tinggi yang ada di Pekanbaru. Tetapi yang paling banyak berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN). Melalui asrama ini, telah lahir ratusan sarjana yang telah bekerja diberbagai sektor, baik di Riau maupun di daerah lain.

 

Posting Terkait