Angka 23 Tidak Hanya Keberuntungan Golkar

662 views

PEKANBARU (RiauInfo): Nomor urut 23 yang didapatkan Partai Golkar dalam pemilu 2009 mendatang tidak hanya menjadi angka keberuntungan bagi Partai Golkar. Tapi pihak lain juga mengakui angka 23 tersebut merupakan angka yang sangat baik dan punya arti menguntungkan.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) 2009 HR Agung Laksono saat membuka Rakorwil-V Partai Golkar sekaligus pelantikan pengurus Bappilu Partai Golkar Riau, Rabu (23/7) di Pekanbaru.

Agung mengungkapkan lagi, bagi masyarakat Cina angka 23 itu dianggap sebagai angka menanjak yang artinya akan memberikan perkembangan yang lebih baik di masa mendatang. “Kita tentunya berharap di pemilu mendatang memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan pemilu sebelumnya,” ujarnya.

Dia menyebutkan, tentunya tidak perlu harus terfokus kepada angka 23 tersebut, tapi yang sangat penting adalah bagaimana tekad para kader Golkar untuk mencapai kemenangan. “Jauh-jauh hari harus dirumuskan kiat-kiat yang jitu untuk mencapai kemenangan tersebut,” tambahnya.

Disebutkannya, Partai Golkar sudah melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik dengan visi dan misi yang jelas mementingkan kepentingan rakyat. Ini tentunya akan menjadi pencitraan yang baik bagi Golkar, sehingga partai ini akan selalu berada di hati masyarakat.

Pencitraan ini juga sangat diperhatikan saat Partaio Golkar menyuun daftar legislatifnya. Golkar akan selalu selektif dalam menyusun daftar legislatif dengan menetapkan berbagai kriteria sebelum memasukkan nama seseorang sebagai calon legislatif dari Golkar.

Syarat-syarat itu antara lain namanya cukup populer atau dikenal di masyarakat, memiliki kompetisi, cerdas, layak ditampilkan sebagai legislatif dan tidak memiliki permasalahan hukum. “Syarat-syarat itu harus dipenuhi oleh setiap calon legislatif dari Golkar,” tambah dia lagi.

Menyinggung kekalahan calon dari Golkar dalam Pilkada di beberapa provinsi, Agung Laksono mengatakan hal itu disebabkan dua hal, yakni menurunnya militasi kader Golkar dan lemahnya network. “Ini harus jadi bahan evaluasi bagi daerah-daerah yang akan melaksanakan pilkada seperti Riau dan Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Riau HM Rusli Zainal mengatakan Partai Golkar masih mendapatkan dukungan kuat di Riau. Ini dapat dibuktikan dari Pilkada Kabupaten yang digelar di daerah ini. Dari 10 pilkada yang dilakukan, 8 diantaranya dimenangkan oleh Golkar.

Karena itu Rusli Zainal yang juga calon Gubernur Riau dari partai Golkar ini merasa sangat yakin akan mampu mendapatkan suara 30 persen pada pemilu legislatif mendatang. “Kami telah melakukan konsolidasi sampai ke kecamatan dalam upaya mencapai target suara itu,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Rakordawil-V Partai Golkar, Ir HM Idris Laena dalam laporannya mengatakan bahwa Rakordawil ini diharapkan akan memberikan motivasi bagi para kader Golkar untuk mencapai kemenangan dalam pemilu dan pilkada.

Dalam pembukaan Rakordawil ini, juga dilantik pengurus Bappilu Partai Golkar Riau, dimana Rusli Zainal bertindak sebagai ketua, Soegianto sebagai ketua umum, dan Andi Rahman sebagai bendahara. Pelantikan ini langsung dilakukan Ketua Bappilu Partai Golkar Pusat Agung Laksono.(Ad)



Posting Terkait