PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak

Kamis, 10 September 2026 | 13:52:54 WIB
PT Arara Abadi dan PT IKPP mengerahkan 29 personel pemadam serta satu helikopter Kamov berkapasitas 5.000 liter yang melakukan 23 kali water bombing.

SIAK (RiauInfo) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di areal masyarakat Desa Tualang Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (9/9/2026), berhasil dikendalikan setelah PT Arara Abadi bersama Tim Pemadam Kebakaran PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP), TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PT SIR, dan masyarakat setempat bergerak melakukan pemadaman.

Kebakaran tersebut berada tepat di sebelah kompleks Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Tualang Perawang. Lokasi kebakaran hanya dipisahkan oleh dinding pagar sekolah sehingga kobaran api sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan fasilitas pendidikan dan permukiman warga di sekitar lokasi.

Beruntung, aktivitas belajar mengajar di SMAN 2 Tualang Perawang telah selesai ketika kebakaran terjadi. Siswa-siswi sekolah tersebut sudah meninggalkan lokasi sehingga ancaman terhadap aktivitas sekolah dapat diminimalkan.

29 Personel Dikerahkan

Pemadaman dilakukan melalui kolaborasi unsur darat dan udara. PT Arara Abadi bersama PT IKPP, yang merupakan unit usaha APP Group, menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) atau Regu Pemadam Kebakaran (RPK) sebanyak 29 personel.

Tim tersebut dilengkapi armada pompa air dan berasal dari distrik terdekat, yakni Distrik Rasau Kuning, untuk memperkuat operasi pemadaman bersama unsur Upika Kecamatan Tualang, TNI/Polri, BPBD, PT SIR, dan masyarakat.

Dukungan udara juga dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman. PT Arara Abadi bersama Tim Pemadam PT IKPP mengoperasikan satu unit helikopter water bombing tipe Kamov dengan registrasi PK-KII.

Helikopter tersebut memiliki kapasitas water bucket 5.000 liter. Dalam satu sortie penutupan, helikopter melakukan water bombing sebanyak 23 kali penjatuhan air ke titik-titik api.

Langkah tersebut dilakukan untuk melokalisasi kobaran api agar tidak menyebar menuju kompleks SMAN 2 Tualang Perawang maupun permukiman masyarakat yang berada di sekitar areal terbakar.

Camat Apresiasi Respons Cepat

Camat Tualang Mursal S.Sos mengapresiasi respons cepat PT Arara Abadi dan berbagai pihak yang terlibat dalam operasi pemadaman.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Arara Abadi-APP Group atas respon yang sangat cepat dan bantuan sarana prasarana yang lengkap.”

 

Mursal menilai dukungan pemadaman dari darat dan udara membantu mempercepat pengendalian api sehingga kebakaran tidak meluas ke permukiman maupun area sekolah.

“Penanganan dari darat dan udara ini sangat membantu memadamkan api dengan cepat sehingga tidak meluas ke pemukiman warga maupun area sekolah,” ujar Mursal, Camat Tualang.

 

Mursal juga mengingatkan masyarakat pemilik lahan agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar. Menurut dia, praktik tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat secara luas.

“Kami bersama unsur Upika Tualang, Polsek dan Danramil selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat pemilik lahan, agar tidak melakukan praktek pembersihan lahan dengan cara membakar, hal ini akan merugikan kita semua,” tambah Mursal.

Polisi Tegaskan Membakar Lahan Melanggar Hukum

Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., juga memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Upika Tualang, PT Arara Abadi, TRC/RPK, dan berbagai pihak dalam menangani karhutla.

Menurut Teguh, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama ketika kebakaran berada dekat fasilitas pendidikan dan permukiman.

“Langkah sigap PT Arara Abadi bersama Tim TRC/RPK bersama jajaran Upika dan Polsek Tualang terbukti efektif memutus penyebaran api,” kata Teguh Wiyono, Kapolsek Tualang.

 

Teguh mengatakan jajaran kepolisian bersama unsur Upika Tualang juga akan terus melakukan sosialisasi larangan membakar lahan kepada masyarakat. Polisi turut memanggil pemilik lahan untuk dimintai keterangan terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Kondisi cuaca panas, kering, dan berangin menjadi faktor yang perlu diwaspadai dalam penanganan kebakaran. Teguh juga menyebut kondisi tanah gambut dan keterbatasan sumber air dapat menyulitkan proses pemadaman apabila api telanjur meluas.

“Perbuatan membakar lahan adalah perbuatan melanggar hukum dan dapat diancam pidana sebagaimana dimaksud dalam KUHP ataupun PPLH,” tegas Teguh.

 

PT Arara Abadi Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla

Pimpinan Fire Operational Management (FOM) PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo, mengatakan tim perusahaan langsung bergerak setelah menerima informasi dan permintaan bantuan dari jajaran Upika Kecamatan Tualang.

Richard didampingi Forest Protection Distrik Rasau Kuning, Aep Mahmuddin, menyatakan kesiapsiagaan personel dan armada pemadam menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap penanganan karhutla di sekitar wilayah operasional.

“Begitu menerima informasi dan permintaan dari jajaran Upika, tim kami langsung bergerak ke lokasi,” ungkap Richard Sudinardo, Pimpinan FOM PT Arara Abadi-APP Group.

 

Richard mengatakan keselamatan masyarakat, fasilitas pendidikan, dan perlindungan aset lingkungan menjadi fokus utama dalam respons terhadap kebakaran tersebut.

“Kesiapsiagaan personel RPK dan kelengkapan armada pemadam, termasuk helikopter water bombing, merupakan bentuk komitmen nyata kami dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla secara cepat dan terpadu,” ujar Richard.

Melalui penanganan terpadu antara unsur perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, BPBD, dan masyarakat, kobaran api di areal masyarakat Desa Tualang Perawang berhasil dikendalikan. Kondisi di sekitar SMAN 2 Tualang Perawang setelah pemadaman dilaporkan aman dan kondusif.

Terapkan Kebijakan Tanpa Membakar

PT Arara Abadi merupakan unit usaha pemasok bahan baku kayu bagi APP Group yang beroperasi di Provinsi Riau. Perusahaan menyatakan komitmen menerapkan no burn policy atau kebijakan tanpa membakar sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla.

Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan Integrated Fire Management yang mencakup edukasi masyarakat, patroli rutin, serta kesiapsiagaan tim pemadam kebakaran di darat dan dukungan udara.

Penanganan karhutla di Desa Tualang Perawang menunjukkan pentingnya respons cepat dan koordinasi lintas sektor ketika kebakaran berada di dekat fasilitas publik dan permukiman. Pencegahan melalui edukasi masyarakat serta larangan pembakaran lahan tetap menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko karhutla di wilayah Riau.

 

Terkini