Dampak Cashless Society terhadap Perilaku Keuangan Generasi Z

Selasa, 14 April 2026 | 09:59:00 WIB
Ilustrasi

Oleh: Qonna'atu Mulhimma, mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah, Universitas Tazkia, 

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat melakukan transaksi keuangan. Jika dahulu uang tunai menjadi alat pembayaran utama, kini masyarakat terutama generasi Z semakin beralih ke sistem pembayaran digital atau yang dikenal dengan cashless society. Kehadiran e-wallet, mobile banking hingga seperti QRIS membuat transaksi menjadi lebih praktis, cepat dan efisien.

Bagi generasi Z sistem cashless memberikan banyak kemudahan. Transaksi dapat dilakukan hanya dengan smartphone tanpa perlu membawa uang tunai. Selain itu, berbagai promo seperti cashback dan diskon juga menjadi daya tarik tersendiri yang mendorong penggunaan pembayaran digital. Hal ini menjadikan cashless sebagai bagian dari gaya hidup modern yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari.

Namun dibalik kemudahan tersebut, terdapat dampak yang perlu diperhatikan, khususnya terhadap perilaku keuangan. Kemudahan dalam bertransaksi seringkali membuat seseorang kurang menyadari jumlah pengeluaran yang telah dilakukan. Tanpa adanya uang fisik yang keluar dari dompet, kontrol terhadap pengeluaran menjadi lebih lemah, sehingga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif.

Selain itu, fenomena “impulsive buying” atau pembelian tanpa perencanaan juga semakin meningkat. Generasi Z cenderung tergoda oleh promo yang ditawarkan di berbagai platform digital, meskipun barang tersebut sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Jika tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang baik, hal ini dapat berdampak pada kondisi keuangan jangka panjang.

Di sisi lain, cashless society juga memiliki dampak positif apabila dimanfaatkan dengan bijak. Kemudahan akses terhadap riwayat transaksi justru dapat membantu dalam melakukan pencatatan keuangan secara lebih rapi. Generasi Z dapat memanfaatkan fitur ini untuk mengelola anggaran, mengevaluasi pengeluaran, serta merencanakan keuangan dengan lebih baik.

Oleh karena itu, penting bagi generasi Z untuk memiliki kesadaran dan literasi keuangan yang baik di tengah perkembangan sistem pembayaran digital. Kemudahan teknologi seharusnya menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi dan perencanaan keuangan, bukan justru mendorong perilaku konsumtif yang berlebihan.

Dengan penggunaan yang bijak, cashless society tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat dan terencana di masa depan.

 

Tags

Terkini