Indosat Tutup Tahun 2025 dengan Pendapatan Rp56,5 Triliun, Perkuat Fondasi Transformasi Berbasis AI

Senin, 09 Februari 2026 | 23:58:00 WIB
Indosat menutup kuartal terakhir tahun 2025 lalu dengan fondasi yang semakin kokoh, sekaligus menegaskan kesiapan perusahaan dalam mengarungi dinamika industri telekomunikasi pada tahun 2026.

JAKARTA (RiauInfo) – Kota Jakarta menjadi saksi pencapaian gemilang Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) yang berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan kuat dan berkelanjutan sebesar Rp56,5 triliun sepanjang tahun 2025. Perseroan menutup kuartal terakhir tahun lalu dengan fondasi yang semakin kokoh, sekaligus menegaskan kesiapan perusahaan dalam mengarungi dinamika industri telekomunikasi pada tahun 2026.

Keberhasilan ini tercermin dari peningkatan laba bersih sebesar 12,2% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp5,5 triliun, sebuah angka yang menunjukkan momentum solid bagi perseroan. Pada kuartal terakhir 2025 saja, Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 9% secara quarter-on-quarter (qoq) menjadi Rp15,36 triliun, yang mencerminkan ketangguhan bisnis di tengah persaingan pasar yang ketat.

Indikator keuangan lainnya juga menunjukkan performa yang sangat sehat, di mana EBITDA meningkat 12% menjadi Rp26,6 triliun. Pertumbuhan EBITDA yang melaju lebih cepat dibandingkan pendapatan ini membuktikan adanya kedisiplinan yang tinggi dalam eksekusi strategi serta manajemen operasional yang efisien di internal perseroan.

Personalisasi AI Dongkrak Nilai Pelanggan

Salah satu faktor utama di balik pertumbuhan ini adalah kenaikan rata-rata pendapatan per pengguna atau ARPU yang mencapai Rp44 ribu. Peningkatan progresif ini didorong oleh penerapan strategi personalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang konsisten, penguatan infrastruktur jaringan, serta fokus perusahaan dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih bermakna.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengungkapkan bahwa tahun 2025 ditutup dengan pencapaian yang sesuai dengan panduan kinerja yang telah ditetapkan. Menurutnya, pertumbuhan ARPU merupakan hasil dari inovasi yang berorientasi langsung pada kebutuhan dan kenyamanan para pengguna.

“Kami menutup tahun 2025 dengan momentum yang kuat. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat, peningkatan profitabilitas, dan kinerja laba bersih yang solid,” ujar Vikram dalam keterangan resminya. Ia menekankan bahwa fokus perusahaan tetap pada menghadirkan pengalaman pelanggan yang luar biasa melalui sentuhan teknologi digital terbaru.

Komitmen Memberdayakan Indonesia

Lebih lanjut, Vikram menjelaskan bahwa visi perusahaan untuk memberdayakan Indonesia terus diperkuat melalui investasi yang disiplin dan transformasi berbasis AI. Upaya ini bertujuan untuk membangun ekosistem digital yang tidak hanya tangguh dan inklusif, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Indosat juga memperkenalkan fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kepercayaan digital pelanggan. Solusi keamanan ini bekerja melindungi pengguna di berbagai kanal digital melalui platform agentic canggih yang mampu mendeteksi ancaman secara proaktif.

Dengan terus berfokus pada aspek pengalaman, keamanan, dan kepercayaan digital, Indosat berkomitmen untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan jangka panjang. Langkah ini diambil guna menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemegang saham hingga masyarakat luas.

Ekspansi Layanan dan Pengalaman Jaringan

Seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat pada konektivitas digital untuk bekerja dan belajar, Indosat terus memperluas jangkauan layanannya. Perseroan kini menghadirkan solusi fixed wireless access (FWA) melalui merek HiFi Air untuk mendukung kebutuhan internet rumah yang stabil dan cepat bagi keluarga Indonesia.

Hingga akhir tahun 2025, Indosat berhasil mencatatkan sekitar 400.000 pelanggan Home Broadband (HBB). Kehadiran layanan 5G dan HiFi Air yang kini telah tersedia di 24 kota di seluruh Indonesia menjadi bukti nyata ekspansi infrastruktur yang dilakukan secara masif dan terukur.

Integrasi antara kecerdasan artifisial dengan kapabilitas jaringan canggih memungkinkan Indosat untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cerdas dan adaptif. Inovasi ini dirancang agar lebih berorientasi pada manusia, sehingga teknologi yang dihadirkan dapat benar-benar membantu produktivitas sehari-hari penggunanya.

Melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur digital dan operasional berbasis data, Indosat kian mempercepat transformasinya menjadi perusahaan berbasis AI (AI-native telco). Langkah strategis ini diharapkan dapat membawa perusahaan menjadi lebih kompetitif dalam memberikan solusi digital terintegrasi di masa depan.

Penutupan tahun yang manis ini menjadi modal besar bagi Indosat untuk menyongsong tahun 2026 dengan optimisme tinggi. Dengan fundamental keuangan yang sehat dan strategi transformasi yang jelas, perseroan siap terus berkontribusi dalam mempercepat digitalisasi di seluruh penjuru tanah air.

 

 

Tags

Terkini