Alamak, Listrik Bakal Padam 9 Jam Sehari

658 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Warga Pekanbaru sepertinya harus memilik stok lilin yang lebih banyak lagi. Pasalnya PLN Wilayah Riau-Sumbar akan melakukan pemadaman listrik bergiliran dengan durasi “lumayan” panjang, yakni antara 6 jam hingga 9 jam dalam sehari. 

Berita ini menjadi berita utama Pekanbaru Pos edisi Sabtu (13/12) berjudul “Listrik Cuma Hidup 3 Jam“. Harian ini menyebutkan pihak PLN masih menggunakan alasan klasik soal pemadaman listrik ini yakni adanya sejumlah pembangkit rusak sehingga PLN mengalami defisit listrik mencapai 230 MW.

Sementara itu berita utama Media Riau hari ini tentang pengumuman Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menyebutkan Riau menduduki peringkat ketiga PMA di Indonesia, setelah DKI dan Jabar. Sedanfkan untuk PMDN Riau berada di urutan lima setelah Jabar, Banten, Jatim dan DKI Jakarta. Berita itu berjudul “PMA maupun PMDN< Riau Lima Besar“.

Desakan agar Rusli Effendi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPW PPP Riau terus saja mengalir. Kali ini datang dari anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Syahrial Agamas dengan alasan Rusli tidak mengindahkan keputusan DPP PPP. Berita itu jadi headline Koran Riau berjudul “Nasib Rusli Effendi di Ujung Tanduk“.

Raibnya hasil audit BPKP yang salah satunya mengindikasikan adanya penyimpangan di tubuh PT RAL menjadi headline Riau Mandiri hari ini. Dalam berita berjudul “Hasil Audit BPKP Raib” disebutkan audit itu dilakukan NPKP saat Wan Abubakar menjabat Gubernur Riau.

Kejagung kembali menahan tersangka terkait kasus dugaan korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) di Depkumham). Kali ini yang ditahan adalah Dirut PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) Yohanes Woworuntu yang menjadi pengelola Sisminbakum. Berita ini menjadi headline Tribun Pekanbaru hari ini berjudul “Ditekan agar Tandatangan“.

Sedangkan berita utama Riau Pos hari ini tentang kejengkelan Presiden SBY terhadap orasi para demonstran yang mengganggu rapat kabinet yang digelarnya. Dalam berita berjudul “Presiden Jengkel Orasi Demonstran” disebutkan aksi demo yang menggunakan sound system itu dilakukan di depan Istana Merdeka.

Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau hari ini. Harian ini menyebutkan SBY merasa sangat jengkel dengan aksi yang suaranya sampai ke ruang rapat itu. Dia minta agar pejabat yang menangani unjukrasa itu bisa mengatasinya. Berita itu berjudul “Presiden Semprot Kapolri“.(Ad)

 

Posting Terkait