AFI 2015, Film Siti Memang Memukau

1102 views

poster terbaikJAKARTA (RiauInfo) – Pelaksanaan Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2015 yang di gelar di benteng Vradeburg, Yogyakarta, memang telah berakhir, Sabtu malam lalu. Hajatan orang orang film yang ke-4 kalinya itu telah pula membagikan 17 Piala Dewantara, prestasi tertinggi yang disediakan Panpel AFI 2015 untuk para pemenangnya.

Salah satu film fiksi panjang yang berhasil menjadi jawara AFI kali ini bertajuk Siti, disutradarai Eddie Cahyono. Film yang juga diproduseri Ifa Isfansyah (sutradara terbaik Festival Film Indonesia 2011) itu berhasil memboyong Piala Dewantara setelah mengalahkan dua pesaingnya: Tabularasa dan Filosofi Kopi.

Masyarakat luas memang telah menyaksikan film Tabularasa dan Filosofi Kopi. Film Tabularasa bahkan meraih beberapa Piala Citra di FFI 2014 Palembang, diantaranya menjadikan Dewi Irawan sebagai artis pemeran utama wanita terbaik FFI 2014. Sementara Filosofi Kopi film yang berhasil mengangkat seni tradisi masyarakat Indonesia bagaimana nikmatnya kopi Indonesia yang kini mendunia. Bagaimana larutan kopi bisa menginspirasi untuk melahirkan karya karya besar.

Lantas sejauh mana kehebatan film Siti? Yan Wijaya, wartawan film yang menjadi salah seorang juri AFI 2015 menegaskan, film Siti memang belum dikenali meluas, tetapi Siti film yang memukau.

Poster film Siti juga berhasil terpilih menjadi poster film terbaik di kategorinya dan membawa pulang Piala Dewantara.

Menurut Yan Wijaya, kekuatan Siti terletak pada cerita dan karakter pemainnya. Film Siti menyodorkan potret kaum perempuan pinggiran yang bergulat dengan problem ekonomi, dan keharusan menanggung beban keluarga karena suami tergolek lemah dan tak berdaya.

Meski demikian, kata Yan Wijaya, Siti tidak terjebak kecenderungan melodrama yang sentimental dalam menggambarkan beratnya pergulatan hidup tokohnya. Hampir seluruh aktor dalam Siti memeragakan seni peran yang memukau, karena mampu melebur ke dalam karakter yang diperankan, sehingga penonton tersugesti untuk menyelami lebih jauh karakter karakter itu. (Ami Herman)

Posting Terkait