Acin Diduga Lakukan Cuci Uang Judi

726 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Dalam menjalankan bisnis judinya, Chandra Wiajaya alias Acin, bos judi togel yang disebut-sebut terbesar di Sumatera, diduga melakukan praktik cuci uang (Money Laundry). Hal ini terungkat setelah petugas kepolisian menemukan ratusan sertifikat tanah serta surat-surat berharga saat menggeledah rumahnya di Jalan Rokan Ujung, Pekanbaru. 

Berita ini menjadi headline Tribun Pekanbaru edisi Sabtu (25/10) berjudul “Acin Diduga Curi Uang“. Dalam berita itu disbutkan juga bisnis legal Acin cukup banyak, antara lain developer dengan membangun perumahan mewah, perkebunan seluas 35 ribu hektar di berbagai tempat di tanah air, serta tempat hiburan malam.

Berita yang sama juga jadi headline Pekanbaru Pos dengan mengangkut judul “Acin Curi Uang Judi“. Harian ini mengatakan Polda Riau menurunkan tim Cyber Crime karena judi sie jie yang dilakoni Acin merupakan antar negara dan diduga juga melakukan pencucian uang dari hasil judi tersebut.

Headline Riau Mandiri hari juga mengangkat praktik Money Laundry Acin itu dengan beritanya berjudul “Polisi Cium Ada Money Laundry“. Dalam berita ini dikutip pernyataan Kapolda Riau Brigjen Hadiatmoko bahwa polisi menermukan sekiditnya 200 nomor rekening atas nama Candra Wijaya dari hasil judi yang dikembangkan untuk usaha tempat hiburan, real estate dan kebun.

Media Riau juga mengangkat berita itu sebagai headlinenya berjudul “Polda Telusuri 200 Transfer Rekening Bank“. Harian ini menyebutkan setelah meringkus Acin, Polda Riau menelusuri aliran transfer pembayaran 200 agen di berbagai bank. Bahkan Polda Riau menurunkan tim Cyber Crime ke TKP.

Sementara itu berita utama Riau Pos hari ini tentang rencana eksekusi mati terhadap Amrozi CS pada November mendatang. Dalam berita berjudul “November, Amrozai Sc Dieksekusi” disebutkan Kejaksaan Agung telah memastikan eksekusi terhadap trio bomber itu akan dilaksanakan awal November mendatang.

Beda pula dengan Metro Riau, harian ini lebih tertarik pada berita sedikitnya jatah yang diterima Riau dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Dalam berita berjudul “Riau Dibodohi Pusat” disebutkan, dalam DBU itu Riau menerima paling sedikit dibandingkan daerah penghasil migas lainnya di tanah air.(Ad)



Posting Terkait