40 Anggota Dewan Plesiran ke LN Disaat 7.000 Rakyat Menderita Akibat Banjir

668 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Sebanyak 40 anggota DPRD Riau Rabu (7/11) besok memulai kegiatan plesirannya ke luar negeri, yakni Jeddah, Tokyo dan Jepang. Plesiran itu mereka lakukamn di saat lebih 7.000 warga di Riau sedang berjuang melawan penderitanya akibat dilanda bencana banjir.

Rencana keberangkatan anggota dewan ke luar negeri itu menjadi berita utama Riau Mandiri di edisi Selasa (6/11) ini. Dalam beritanya berjudul “Riau Dilanda Banjir, 40 Dewan ke LN”, disebutkan tanda-tanda akan berangkatnya anggota dewan terhormat ini sudah mulai terlihat. Sebagian mereka mulai sibuk mengurus paspor.

Vonis bebas yang diberikan Penhgadilan Negeri Medan kepada terdakwa Ilog Adelin Lis menjadi sorotan sejumlah surat kabar terbitan Pekanbaru, yaitu Metro Riau, Riau Pos, dan Tribun Pekanbaru.

Metro Riau dalam berita berjudul “Adelin Lis Divonis Bebas” menyebutkan dibebaskannya Adelin Lis karena dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak terbukti terdakwa terlibat dalam melakukan tindak korupsi dan ilog di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut.

Sedangkan Riau Pos dalam berita berjudul “Adelin Lis Divonis Bebas” disebutkan bahwa keputusan itu telah membuat Walhi Shock. Sebaliknya Departemen Perhubungan merasa senang. Terkait vonis bebas itu, Kejagung akan melakukan kasasi.

Sementara itu Tribun Pekanbaru dalam berita berjudul “Mabes Polri Kecewa Berat” menyebutkan sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Adelin Lis dengan hukuman 10 tahun menjara dan denda Rp1 miliar. Namun ternyata di pengadilan, majelis hakim membebaskannya. Keputusan nitu sangat mengecewakan Mabes Polri.

Dinas Kimpraswil yang minta bantuan pinjaman dari Jepang untuk mengatasi masalah banjir di Riau jadi berita utama Riau Tribune. Bantuan itu sangat diharapkan karena Kimpraswil mulai kehilangan akal dalam mengatasi masalah banjir ini. Berita itu berjudul “Kehabisan Akal Cegah Banjir, Riau Minta Bantu Jepang“.

Pekanbaru Pos dalam berita utama berjudul “Tes Kehamilan Mahal, Kasus Korupsi Terganjal” menyebutkan bahwa karena mahalnya biaya tes kehamilan terhadap sapi-sapi, menyebabkan kasus kporupsi pengadaan sapi di Riau terganjal. Untuk melakukan tes kehamilan terhadap 1.200 sapi dibutuhkan dana sekiyar Rp165 juta.

Berita utama Pekanbaru MX hari ini tentang ditemukannya kerangka supir truk karet di kebun akasia HTI PT RAPP di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Dalam berita berjudul “Supir Truk Karet Jadi Kerangka” disebutkan kemungkinan sopir truk itu dibunuh oleh kawanan perampok.

Pendapat anggota Komisi B Zanzibar Nong yang menyebutkan dana Pemprov Riau yang dikelola Bank Bukopin melalui program pola swamitra dinilai tidak terlalu menguntungkan karena hanya sedikit memberikan sumbangan kepada PAD Riau, jadi berita utama Media Riau dengan judul “Dana Pemprov di Bukopin Dinilai Tak Menguntungkan“.(Ad)



Posting Terkait