28 Siswa SMAN 2 Bangkinang Barat Siap Hadapi UAN

794 views

BANGKINANG (RiauInfo) – Sebanyak 28 orang siswa SMA Negeri 2 Bangkinang Barat Kecamatan Bangkinang Barat yang terdiri dari 18 orang siswa putra dan 10 orang putri dari jurusan IPS siap menghadapi pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) maupun pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) tahun 2011 yang akan digelar pada bulan April 2011 mendatang.


“Kepala sekolah dan majelis guru serta 28 orang siswa SMA Negeri 2 Bangkinang Barat telah membulatkan tekad untuk meraih prediket lulus 100 persen. Dengan asumsi pada tahun 2010 lalu sebanyak 37 orang siswa yang mengikuti UAN ternyata lulus 100 persen. Dan dengan prestasi tersebut SMA Negeri 2 Bangkinang Barat meraih rangking 84 dari 540 SMA di Provinsi Ria,” ungkap Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bangkinang Barat Khairullah ketika ditemui di Kuok. Senin (21/02/2011).

Khairullah menjelaskan bahwa serangkaian persiapan telah dilakukan untuk menghadapi UAN dan UAS tersebut, seperti dalam bentuk melakukan tray out pada mata pelajaran utama yakni Metematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, sosiologi, ekonomi, geografi dan koperasi.

Saat ini SMA Negeri 2 Bangkinang Barat mempunyai murid sebanyak 182 orang, memiliki lokal belajar 4 dan rumbel 6 serta diasuh oleh 23 orang tenaga pendidik dengan status 3 orang PNS dan 2 orang guru kontrak provinsi, 3 orang guru kontrak Pemda Kampar dan 15 orang guru honor komite dengan strata pendidikan guru S1. Diprediksi pada penerimaan siswa baru tahun 2011 ini akan diterima sebanyak 120 siswa baru untuk tiga kelas.

“Dan hal yang sangat memprihatinkan saat ini adalah di SMA Negeri 2 Bangkinang Barat tersebut tidak ada kantor, tanpa ruang Kepala Sekolah dan tanpa adanya sarana MCK dan yang cukup fatal lingkungan sekolah ini juga belum dipagar secara memadai serta sekolah ini belum mendapatkan aliran listrik,” kata Kepala Sekolah SMAN O2 Bangkinang Barat.

Dan saat ini dengan semangat tinggi siswa, orang tua murid dan seluruh majelis guru sedang dikerjakan pembuatan pondasi untuk rencana pembangunan musholla yang berukuran 17×13 meter. Artinya berbagai kekurangan tersebut, tidaklah membuat majelis guru, dan anak didik menjadi patah semangat, tetapi justru dari kekurangan tersebut terbangun pula motivasi dan semangat untuk maju.

Namun demikian, kepada pihak-pihak berkompeten dijajaran Pemkab Kampar, dan pihak DPRD Kampar sangat diharapkan adanya perhatian untuk kemajuan pendidikan di SMA Negeri 2 Bangkinang Barat.(arief)

Posting Terkait