Perpustakaan Soeman Hs, Dikagumi dan Disanjung

NOVRIANTO (27) langsung berdecak kagum saat pertama masuk ke Perpustakaan Wilayah Riau Soeman Hs yang kini berdiri megah di jalan Sudirman Pekanbaru. Warga asal Solo ini tidak menyangka Riau memiliki perpustakaan yang mentereng bagaikan sebuah mall, berlantai 6 dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern pendukung perpustakaan.

Mulanya Novrianto sempat enggan saat diajak temannya yang memang orang Pekanbaru berkunjung ke perpustakaan ini. Sebab kesan yang ada di pikirannya, perpustakaan daerah tentu saja bukanlah tempat yang asyik untuk dikunjungi. Biasanya perpustakaan daerah hanya berisi buku-buku lama yang sudah kusam, dan pelayannya tidak ramah.Ternyata apa yang dibayangkan selama ini tentang perpustakaan, tidak ditemukan sama sekali di Perpustakaan Soeman Hs. Malah sebaliknya, Perpustakaan Soeman Hs justru bisa menjadi tempat menyenangkan untuk dikunjungi sekaligus untuk menimbah ilmu dari buku-buku yang tersedia di sana. Pelayanannya juga sangat ramah dan siap membantu pengunjung yang memerlukan bantuan.

Dengan kondisi seperti ini Perpustakaan Soeman Hs tentunya tidak heran jika Perpustakaan Soeman Hs menjadi perpustakaan kebanggaan orang Riau. Setiap hari perpustakaan ini banyak dikunjungi masyarakat, tidak hanya mahasiswa dan pelajar saja, tapi juga masyarakat umum. Menurut data dari Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau, setiap harinya jumlah pengunjung mencapai 1.000 orang lebih.

Pengunjung tidak hanya berasal dari orang Pekanbaru saja, tapi juga dari kabupaten/kota di Riau, bahkan juga dari luar provinsi Riau. “Banyak tamu-tamu yang datang ke Pekanbaru menyempatkan diri datang ke perpustakaan ini, karena bagi mereka tidak lengkap rasanya datang ke Riau kalau tidak mampir ke Perpustakaan Soeman Hs,” jelas Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau, Chairul Riski belum lama ini.

Dia mengatakan, pengunjung perpustakaan ini semakin membludak pada hari-hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu. “Pada hari sabtu dan minggu kita tetap buka, dan ternyata justru pada hari libur itu jumlah pengunjung perpustakaan meningkat. Jika hari biasanya hanya 1.000 orang per hari, tapi untuk hari sabtu dan minggu mencapai 2.000 orang,” ungkapkan.

Terus dikembangkan

Sebagai perpustakaan yang dibanggakan masyarakat Riau, Chairul Rizki mengatakan pihaknya akan terus berusaha meningkatkan kualitas perputakaan ini, tidak hanya di segi pelayanan, tapi juga segi jumlah koleksi buku dan beberapa sarana penunjang lainnya. Hal ini dilakukan demi kepuasan pengunjung yang berkunjung ke sini.

Bahkan dia berharap di masa mendatang Perpustakaan Soeman Hs bisa menjadi destinasi wisata baru berbasis edukasi di Riau. Untuk itu, pihaknya terus melakukan penambahan koleksi buku, termasuk jurnal dan karya-karya ilmiah, pembuatan semacam coner-corner untuk melihat proses pembuatan suatu barang.

Salah satu contohnya, Perpustakaan Soeman Hs akan menjalin kerjasama dengan PT Chevron Pacifik Indonesia (CPI) untuk menyediakan Chevron’s Corner sebagai tujuan studi pustaka bagi siswa-siswi setingkat SD dan SMP. selain itu pihaknya akan sering menyelenggarakan kegiatan seminar dan education expo yang diberi unsur hiburan.

Dengan berbagai upaya itu, Chairul Rizki yang mantan Karo Humas Setdaprov Riau ini berharap jumlah pengunjung akan terus meningkat, baik itu yang telah menjadi anggota maupun non anggota. Saat ini jumlah anggota yang aktif telah mencapai 20.358 orang dan mereka dapat mengakses sekitar 72.259 judul buku yang berjumlah 213.432 eksemplar.

Salah satu yang menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan ini adalah fasilitas yang dimilikinya seperti ruang internet, bilik budaya, musholla, Energy Corner (Chevron Library), auditorium dan ruang pertemuan. Semua tempat itu dilengkapi dengan pendingin udara.

Khusus untuk ruang internet, pengunjung bisa menggunakannya tanpa ditarik bayaran sama sekali. Bahkan bagi yang membawa laptop bisa memanfaatkan wifi yang tersedia di perpustakaan ini. “Ini benar-benar perpustakaan modern dan terlengkap yang ada di Indonesia,” ungkap Wati (19) seorang mahasiswi saat berkunjung ke sini.

Energy Corner

Salah satu yang menarik di perpustakaan ini adalah Energy Corner yang merupakan sumbangan dari PT CPI. Penandatanganan kerja sama pembangunan Energy Corner ini dilakukan Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan pihak CPI ditandatangani oleh Presdir CPI waktu itu, Suwito Anggoro. Di Energy Corner yang menempati lantai 4 itu para pengunjung bisa mengetahui tentang energi.

Saat peresmiannya, Suwito Anggoro mengatakan, Energy Corner merupakan fasilitas dan sistem perpustakaan bidang energi berbasis teknologi informasi. “Pembangunan Energy Corner merupakan bentuk komitmen dan peran serta PT CPI dalam membantu usaha pemerintah mencerdaskan masyarakat di bidang pendidikan.

Sementara itu Rusli Zainal menyebutkan apa yang dilakukan PT CPI ini patut disambut baik, karena Pemprov Riau memang berkomitmen penuh memajukan pendidikan di Riau untuk menciptakan SDM yang handal. usaha CPI ini merupakan bentuk peran nyata pihak swasta dalam memajukan pendidikan di Riau.

Selain ada Energy Corner, di sini juga ada Bilik melayu sebagai identitas lokal. Di bilik ini tersedia lebih kurang 5.000-an judul buku-buku Melayu ditempatkan khusus. Makanya tidak heran jika Perpustakaan Soeman Hs ditetapkan sebagain pusat buku-buku sejarah kebudayaan Melayu di Sumatera oleh Badan Perpustakaan Nasional.(adv)

Foto Lainnya:

Rizki: