20 Balita Juga Ikut Demo ke DPRD Riau

PEKANBARU (RiauInfo)-Dari ratusan massa yang terdiri dari Forum Masyarakat Peduli Hutan Tanaman Rakyat (FMP-HTR) yang melakukan orasi ke Gedung DPRD Riau, terdapat lebih kurang 20 balita yang juga ikut demo. Ini pemandangan yang sangat fenomenal dilihat.

Dari hasil pantauan RiauInfo dilapangan memang benar lebih kurang 20 balita juga ikut demo bersama orang tuanya. Ketika ditanya, Buk, kenapa bawa bayinya ikut demo?

“Ya, kami ikut demo ini hanya mencari sesuap nasi. Kita diajak oleh seseorang kesini. Lantaran tetangga saya ikut, saya juga ikut-ikutan dengan membawa sikecil,” ungkap Devi warga asal Kecamatan Bulu Cina, Kabupaten Kampar yang mengendong seorang bayi berumur 2 tahun, kepadaRiauInfo disela orasi, Rabu (4/7).

Terang Devi, dengan nada sedikit ketakutan. Dia melontarkan kata-kata, “Kami hanya ikut-ikutan untuk meramaikan demo ini,” katanya sambil mengusap keringat yang ada dikeningnya.

Sementara itu, H Soly menambahkan kedatangan dia kesini memang murni atas dasar kemauan sendiri. “Saya disini datang tak dibayar. Melainkan dari hati nurani kami saja untuk meramaikan aksi demo kali ini,” terangnya.

Dia dan ratusan massa lainnya menilai aparat hukum selalu melakukan penyidikan yang kurang seimbang dan tak adil didalam kasus menyangkut Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Bahwa program HTR yang dicanangkan pemerintah Indonesia dalam membangun Hutan Indonesia berdampak positif bagi perkembangan investasi dibidang kehutanan. Program HTR ini sangat menguntungkan bagi warga Bulu Cina.

“Besar harapan saya, kepada pihak kepolisian untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Jangan sampai masyarakat yang mengangkut kayu ketempat industri ditangkap, dengan dalih apapun juga. Padahal kayu yang kami bawa mempunyai surat-surat lengkap dari instansi terkait (Dinas Kehutanan),” tandasnya. (dowi)

 

Rizki: